alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Simeulue Lumpuh usai Disuntik Vaksin Covid-19, Begini Kata Satgas

Suhardiman Senin, 27 September 2021 | 19:21 WIB

Warga Simeulue Lumpuh usai Disuntik Vaksin Covid-19, Begini Kata Satgas
Warga Simeulue Lumpuh usai Disuntik Vaksin Covid-19. [Antara]

kejadian dialami korban memang ada terjadi pada satu dua pasien setelah vaksinasi vaksin Covid-19.

SuaraSumut.id - Seorang warga di Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, Jusmini (35), disebut lumpuh usai disuntik vaksin Covid-19. Ia mengikuti vaksinasi pada Jumat (17/9/2021).

"Sehari setelah divaksin, adik saya ini merasa tidak enak badan. Demam, pusing, badannya terasa kebas. Ia masih berusaha menahannya, karena dipikir itu hanya demam biasa," kata Ros, kakak Jusmini, melansir Antara, Senin (27/9/2021).

Pada Minggu (26/9/2021), Jusmini tidak bisa lagi menggerakkan kakinya. Ia hanya bisa tertidur di rumahnya. Keluarga lalu membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simeulue.

Kepala Desa Lataling Agusman mengatakan, warganya mengikuti vaksinasi saat membuat buku tabungan dana program keluarga harapan (PKH) di pusat pemerintahan kecamatan.

Baca Juga: Profil Armin Laschet, Calon Kanselir Pemilu Jerman

"Saat mereka membuat tabungan PKH, para penerima terlebih dahulu disuntik vaksin Covid-19," jelasnya.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Simeulue Maulina Sri Rizki mengatakan, gejala lumpuh yang dialami pasien korban diduga setelah imunisasi Covid-19 dinamakan KIPI.

"Kejadian seperti ini kemungkinan terjadi pada pasien setelah imunisasi Covid-19. Namun, setelah dirawat pasien akan kembali lebih baik," katanya.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Simeulue Farhan mengatakan, kejadian dialami korban memang ada terjadi pada satu dua pasien setelah vaksinasi vaksin Covid-19. 

"Khusus untuk pasien yang bernama Jusmini, kondisinya baru diketahui setelah sembilan hari setelah imunisasi. Saat ini pasien dalam kondisi lebih baik setelah mendapat perawatan medis. Jika diperlukan pasien akan menjalani fisioterapi untuk penyembuhan," tukasnya.

Baca Juga: Sempat Ditutup Bank Indonesia, Startup Ini Masuk LinkedIn Top Startup List

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait