Sumut

Orang Tua Protes Pembelajaran di Rumah: Anak Butuh Ilmu, Bukan Cuma Ijazah

"Kalau saya sebagai orang tua tak sanggup mendidik anak saya (di rumah), karena tugas saya untuk mencari nafkah".

Husna Rahmayunita

Ilustrasi pembelajaran daring. (Unsplash/@anniespratt)
Ilustrasi pembelajaran daring. (Unsplash/@anniespratt)

SuaraSumut.id - Beredar video yang menampilkan curhatan hati orang tua soal sistem pembelajaran di rumah yang justru dianggap membuat anaknya tidak belajar.

Video keluhan orang tua tersebut muncul dalam unggahan akun Instagram @fakta.indo, Sabtu (25/7/2020) dan kini viral.

Dalam rekaman itu, tampak seorang laki-laki berbaju kuning berbicara kepada beberapa guru yang tengah mengajar sejumlah siswa.

Kebetulan saat itu, pembelajaran di lakukan di teras bangunan berdinding kayu yang tidak diketahui lokasi pastinya.

Melihat hal sedemikian rupa, laki-laki dalam video terdengar mencurahkan isi hatinya. Ia terang-terangan mengaku tidak setuju dengan sistem belajar di rumah.

Pasalnya, ia menilai sang anak malah tidak belajar jika di rumah, beda saat di sekolah. Sementara dirinya merasa tak sanggup membimbing anaknya belajar.

"Anak malah nggak belajar. Kalau saya sebagai orang tua tak sanggup mendidik anak saya (di rumah) karena tugas saya untuk mencari nafkah. Makanya saya serahkan kepada sekolah supaya anak saya itu dididik, dibimbing," ucap pria itu seperti dikutip Suara.com dari video, Minggu (26/7).

Menurut pria tersebut, sudah menjadi tugas guru memberikan ilmu kepada para siswa. Namun pembelajaran di rumah tak efektif bagi anaknya.

"Makanya untuk ilmu di sekolah, kita serahkan kepada bapak atau ibu guru di sana. Tapi kalau kayak ini, terlantar. Saya tidak setuju sama sekali," ungkapnya.

Meski begitu, ia tak memungkiri bahwa metode pembelajaran di rumah program pemerintah di tengah pandemi Covid-19. Sedangkan guru hanya menjalankan tugas tersebut, sehingga ia menyetil pencetus kebijakan.

"Ini kan bapak menjalankan tugas dari pemimpin. Apapun pekerjaan itu tergantung pemimpin. Kalau pemimpin bijaksana, nggak seperti ini," sambung pria tersebut dengan nada tinggi.

Di akhir video, ia pun menegaskan bahwa anak sekolah tak sekadar ingin mendapat ijazah, tapi ilmu. Maka dari itu mestinya kebijakan belajar di rumah perlu ditinjau ulang.

"Anak saya ini ingin mendapatkan ilmu. Bukan hanya sebatas ijazah formalitas," pungkasnya.

Mendengar curhatan tersebut, beberapa guru terlihat terdiam. Seorang di antaranya tampak menganggukkan kepala,  sebagai respons atas keluhan orang tua tadi.

Sementara itu, video protes orang tua tersebut memantik atensi warganet untuk berkomentar.

Sebagian warganet merasa sependapat dengan keluhan pria dalam video. Namun adapula yang memberikan kritik.

"Gue setuju sih ini udah bayar sekolah sama aja, tp online, terus ortu juga yang di rumah yang haryss ngjarin. Belum lagi, untuk org2 kurang mampu yang ga bisa beli smartphone atau jangkauan sinyal ga mumpuni," kata @real.ayu***.

"Bapak ini mewakili apa yang saya pikirkan," timpal @fajar***.

"Gue suka kalo bapaknya gak mau ijazah buat formalitas. Tapi ya pak tolong lah. Memang kondisi seperti ini. Kalo gak di buat sistem belajar di rumah ntar pemerintah juga disalahkan karena menganggap enteng pandemi. Tolong lah sebentar untuk memahami kondisi," tulis @chann***.

Selengkapnya, videonya bisa ditonton di sini.

 

Berita Terkait

Berita Terkini