Sumut

Pria Labura Hilang Diterkam Buaya di Sungai Parit Cina

Naas sesaat setelah turun dari perahu, tiba-tiba seekor buaya menghampiri dan menerkam korban.

Husna Rahmayunita

Seekor buaya liar berkalung ban bekas berjemur di Sungai Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (15/1/2020). (Antara Foto / Basri Marzuki)
Seekor buaya liar berkalung ban bekas berjemur di Sungai Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (15/1/2020). (Antara Foto / Basri Marzuki)

SuaraSumut.id - Seorang pria hilang diterkam buaya di buaya di Sungai Parit Cina, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara pada Minggu (26/7/2020).

Peristiwa itu terjadi sesaat setelah korban turun dari perahu yang ditumpanginya.

Diwartakan Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Senin (27/7/2020), mulanya korban yang bernama Ponidi (47) hendak pergi memanen buah kelapa sawit bersama istri dan anaknya di kebun.

Mereka lantas berangkat menaiki perahu ke kebun kelapa sawit yang kebetulan berada di seberang sungai.

Setibanya di kebun sawit tersebut, korban kemudian turun untuk mengaitkan tali perahu ke pinggir sungai.

Naas sesaat setelah turun dari perahu, tiba-tiba seekor buaya menghampiri dan menerkam korban.

Hewan buas tersebut langsung menyeret korban masuk ke dalam sungai hingga menghilang.

Mengetahui kejadian tersebut, istri dan anak korban langsung melapor kepada warga dan pemerintah setempat.

Koordinator Pos SAR Tanjungbalai, Sukro Adi melalui Humas Kantor SAR Medan mengonfirmasi laporan mengenai peristiwa yang menimpa Ponidi.

"Informasi adanya orang diterkam buaya pertama kali diterima dari BPBD Labuhanbatu Utara oleh petugas siaga Pos SAR Tanjungbalai," ungkap Sukro Adi kepda Kabarmedan.com.

Sukro Adi menuturkan, tim SAR sudah tiba di Labura dan berkoordinasi dengan BPBD Labura serta pihak kecamatan untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Namun karena sudah larut, proses pencarian korban akan dilanjutkan Senin pagi.

"Berhubung sudah malam maka diputuskan untuk pelaksanaan operasi SAR dilakukan besok pagi," ujar Sukro Adi, memungkasi.

Berita Terkait

Berita Terkini