SuaraSumut.id - Josua Hutagalung, seorang pembuat peti mati di di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara menemukan batu misterius yang jatuh dari langit.
Batu-batu itu tiba-tiba jatuh mengenai rumahnya yang berada di Dusun Sitahan Barat, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang pada Sabtu (1/8/2020) hingga membuat warga sekitar heboh.
Kejadian tersebut dibagikan Josua melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Minggu (2/8).
"Tiba-tiba batu jatih dari langit. Bikin kagettttt....Tapi apapun itu mudah-mudahan pertanda baik buat keluarga kami," tulisnya seperti dikutip Suara.com.
Unggahan itu seketika viral di media sosial. Banyak warganet yang penasaran dengan batu misterius yang ditemukan Josua.
Diwartakan Antara, Josua menceritakan kronologi dirinya menemukan batu tersebut. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi saat dirinya membuat peti mati.
Tiba-tiba, ia mendengar suara gemuruh dari langit yang sempat diduga warga sekitar suara petir.
Namun tak beberapa, kembali muncul suara benturan keras. Kali ini berasal dari sebuah benda yang menghantam rumahnya hingga mengakibatkan getaran.
Josua yang merasa kaget lalu mengajak istrinya untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Baca Juga: Bebas Corona, Protokol Kesehatan Pasar di Palembang Diperketat
"Setelah kami lihat ke samping rumah, atap rumah kami bocor dan belobang bulat. Merasa penasaran, kami memeriksa samping rumah dan mendapati tanah sudah berlubang dengan kedalaman sekitar 15 cm atau sejengkal orang dewasa," ujarnya.
Pria itu kemudian menggali lubang tersebut. Tak disangka, ia mendapati bongkahan batu hitam yang masih panas dengan berat sekitar 2,2 kg.
Secara bersamaan, Josua menemukan keanehan lain lantaran area di sekitar batu tersebut kering. Padahal sebelumnya ada airnya.
Maka dari itu, ia berspekulasi bahwa batu misterius tersebut benda dari angkasa. Ia lalu mengambilnya untuk diamankan.
"Kami yakin benda angkasa ini adalah sisa benturan meteor yang terjadi di angkasa dan jatuh ke bumi," tuturnya.
Terlepas dari semuanya, pembuat peti jenazah itu mengaku fenomena alam yang dialaminya tersebut merupakan peristiwa langka. Ia pun meyakini kejadian tersebut adalah sebuah pertanda baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit