SuaraSumut.id - Kepolisian Daerah (Polda) Riau membekuk dua penyelundup narkoba jenis sabu 20 kilogram di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau pada Kamis (15/10/2020).
Kedua pelaku tersebut berinisial AG dan SN. Mereka ditangkap petugas usai melarikan diri ke dalam hutan di Bengkalis.
Berdasarkan keterangan yang ditulis Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melepas tembakan ke bagian kaki karena kedua tersangka mencoba melarikan diri.
"Tim memulai pengejaran dari Senin, 12 Oktober terhadap sebuah mobil Avanza putih dengan Nopol BM 1236 RX yang membawa 20 kilogram sabu," terang Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi di Mapolda Riau, Sabtu (24/10/2020).
"Saat mobil tersangka dihadang oleh tim, keduanya melarikan diri meninggalkan mobil dan masuk ke dalam hutan di Bengkalis, saat dilakukan penggeledahan dalam mobil ditemukan 3 tas ransel berisi 20 kilogram sabu," lanjut Agung.
Selanjutnya, tim melakukan pengejaran yang dibantu informasi dari masyarakat dan menemukan posisi tersangka yang berencana kabur ke Malaysia secara ilegal bersembunyi di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.
"Setelah 3 hari melakukan pengejaran, tim berhasil mengamankan kedua pelaku, Kamis, 15 Oktober 2020. Saat pelaku melarikan diri, petugas melakukan tindakan tegas terukur terhadap kedua tersangka," pungkas jendral bintang dua ini.
Dari tangan kedua tersangka AG dan SN berhasil mengamankan 20 bungkus besar sabu, satu Avanza putih dengan Nopol BM 1235 RX, satu tas sandang berisikan satu unit handphone dan SIM card.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Stok Beras Aceh Tembus 123 Ribu Ton, Bulog Pastikan Aman hingga Awal 2027
-
Kebakaran Hebat Landa Pabrik Mainan di Medan Johor, 11 Rumah Terdampak
-
Tersangka Pembukaan Lahan Secara Ilegal di Aceh Timur Ditahan
-
3 Orang Jadi Tersangka Kasus Kematian Pria di Area PT APN Labura
-
Diskusi Dengan Ombudsman RI, Imigrasi Sumut Kedepankan Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'