SuaraSumut.id - Rasa kecewa tentu dirasakan oleh para pemain Timnas Indonesia U-19 dan Timnas Indonesia U-16 setelah dipastikan urung mentas di Piala Asia 2021 masing-masing. Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan pun berpesan agar para penggawa Garuda Nusantara dan Garuda Asia tak terlalu larut dalam kesedihan.
Awalnya AFC merencanakan Piala AFC U-19 2021 dihelat Maret di Uzbekistan. Sementara itu, Piala AFC U-16 direncanakan bergulir di Bahrain pada April 2021.
Akan tetapi, Konfederasi Sepakbola Asia itu membatalkan akhirnya membatalkan dua event tersebut imbas pandemi global COVID-19.
Tidak hanya itu, keputusan tersebut menyusul setelah FIFA membatalkan gelaran Piala Dunia U-20 2021, yang merupakan pukulan masif lainnya bagi Timnas U-19.
Iriawan mengatakan, batalnya Piala Asia bukanlah akhir dunia bagi Timnas U-19 dan U-16. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengatakan pemain-pemain Timnas U-19 dan U-16 saat ini harus mencanangkan target untuk bisa segera bermain di timnas yang levelnya lebih tinggi.
"Pembatalan sejumlah ajang tersebut bukan akhir bagi pemain Timnas U-19 dan Timnas U-16. Karena mereka juga bisa naik level ke kelompok umur selanjutnya. Tentu bisa dan memang harus mencanangkan target seperti itu," kata Iriawan dalam rilis PSSI.
"Harus tetap bersemangat, bekerja keras, jangan larut dalam kesedihan."
"Untuk itu, pemain harus selalu kerja keras, disiplin dan selalu memberikan hasil yang maksimal. Saya yakin mereka bagus-bagus dan mereka pasti bisa," celoteh mantan Kapolda Metro Jaya itu.
"Pembatalan atau penundaan ini harusnya membuat kita jadi punya waktu yang panjang untuk mempersiapkan generasi selanjutnya Timnas U-16 dan U-19," pungkasnya.
Baca Juga: Sayangkan Piala Asia Batal, Shin Tae-yong: Progres Timnas U-19 Sudah Bagus
Piala Asia U-16 dan U-19 akan kembali digelar pada 2023, di mana Bahrain dan Uzbekistan akan tetap menjadi tuan rumah event masing-masing. Akan tetapi, ada perubahan nama, yakni menjadi Piala Asia U-17 dan Piala Asia U-20 2023.
Tag
Berita Terkait
-
Komdis PSSI Hukum Yakob-Yance Sayuri dan Fabio Lefundes, Ada Intimidasi hingga Kekerasan
-
Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR
-
Segini Kisaran Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI Jika Memecat John Herdman Sekarang
-
Vietnam hingga Thailand Bawa Skuad Terbaik, Erick Thohir Ungkap Keistimewaan FIFA ASEAN Cup 2026
-
Penampakan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Umbar Janji Manis, Apa Itu?
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
5 Penyebab Kulkas Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya, Jangan Langsung Panggil Teknisi!
-
LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027
-
Maling Bergaya Ninja Sikat HP-Tabung Gas Warga di Medan
-
Imigrasi Sumut Gandeng Bea Cukai dan Forkopimda, Komitmen Jaga Perairan Batu Bara
-
Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal: Arab, Latin dan Cara Mengamalkannya