SuaraSumut.id - Sebuah video menunjukkan seorang pria cekcok dengan emak-emak di sebuah rumah kos di Medan Baru, Medan, viral di media sosial.
Pria ini disebut-sebut merupakan seorang preman yang mengaku sebagai petugas keamanan. Ia berniat memalak para penghuni kos yang dihuni oleh para perempuan.
Aksi diduga preman ini jadi sorotan usai videonya beredar di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @peristiwa_sekitar_kita dan menuai kecaman dari warganet.
Dalam unggahan video tersebut, nampak seorang ibu memukul mundur pria tersebut dengan umpatan-umpatan yang ia berikan. Perempuan itu terlihat begitu geram dengan si preman.
"Mau apa kau ke sini?," teriak si emak-emak berusaha mengusir si pria yang berdiri di teras rumah, dikutip para Minggu (7/2/2021).
Keduanya lantas saling mengumpat dengan menyebutkan nama-nama hewan. Ucapan dari si ibu akhirnya berhasil membuat pria ini angkat kaki dan berjalan ke motornya.
Berdasarkan informasi yang disematkan oleh @peristiwa_sekitar_kita, pria tersebut bermaksud untuk melakukan pemalakan di sebuah kos dengan modus mengaku sebagai petugas keamanan.
Untuk melancarkan aksinya, ia membawa sebilah kayu saat datang ke sebuah kos yang berada di Jalan Marakas, Medan Baru, Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (6/2).
Video aksi diduga preman adu mulut dengan emak-emak ini lantas mengundang beragam reaksi warganet.
Baca Juga: Preman Ngamuk Gedor-gedor Ambulans, Ancam Tembak Mati Sopir
"Basmi premanisme sampai ke akar akarnya," tulis akun @kalv***.
"Mantap bu, lagian orang capek-capek bayar kosan dia malaj bebani, dikira gampang nyari uang, sudah seharusnya kita harus melawan orang yang begituan...," kata @erik***.
"Paling benci dengan manusia jenis ini," timpal @deny***.
"Kalau minta maaf dari balik jeruji aja,bilangin materai nemrebu udah gak dijual," imbuh @aqij***.
Lihat video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit