SuaraSumut.id - Tim gabungan Polres Labuhanbatu dan BNNK Labura menggerebek tempat hiburan, Rabu (17/2/2021) dini hari.
Dalam penggerebekan tersebut, sebanyak tujuh karyawan diamankan beserta sepucuk senjata revolver jenis airsoft gun.
"Ada 95 personel gabungan yang diturunkan dalam penggerebekan tersebut," kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, kepada wartawan, Rabu (17/2/2021).
Ia menduga, penggerebekan diduga telah bocor sebelumnya. Pasalnya, saat tim tiba di lokasi ternyata lampu sudah dipadamkan.
"Diduga para pengunjung sudah mengetahui kedatangan petugas, sehingga sempat kabur," ujarnya.
Selanjutnya, ketujuh karyawan dan barang bukti dibawa ke Polres Labuhanbatu guna menjalani pemeriksaan.
Petugas memeriksa tentang kepemilikan senjata tanpa hak dan UU Karantina Kesehatan sebagaimana dimaksud dengan UU RI No 12 Tahun 1951 dan UU RI No 6 tahun 2018.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- 27 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Gaet Rudi Voller Pemain OVR 115
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Korban Banjir Pidie Jaya Masih Bertahan di Tenda Pengungsian, Huntara Tak Kunjung Jelas
-
BMKG Peringatkan Gelombang Laut Tinggi di Sumut hingga 2,5 Meter, Nelayan Diminta Waspada
-
Anggota Brimob Polda Aceh yang Gabung dengan Tentara Bayaran Rusia Kini Dipecat
-
Anggota Brimob Polda Aceh Gabung dengan Tentara Bayaran Rusia Usai Desersi
-
OYO Laporkan Pengelola Hotel ke Polda Sumut, Diduga Langgar Perjanjian dan Ganggu Operasional