SuaraSumut.id - Mendengar nama Amir Hamzah bagi penyimak perjalanan historikal Sastra Melayu tentunya tidak pernah lepas dari sejarah dunia kesusastraan Indonesia yang memunculkan Angkatan Pujangga Baru. Amir Hamzah yang lahir di Langkat pada tahun 1911 pun kemudian mendapat julukan kehormatan sebagai Raja Penyair Pujangga Baru dari Paus Sastra Indonesia HB Jassin.
Dalam catatan Paus Sastra Indonesia itu, penyair yang kerap menuliskan karyanya dalam Bahasa Melayu ini menulis 50 sajak dan 12 prosa. Tak hanya itu, Amir Hamzah yang bergelar Tengku ini juga menerjemahkan 76 sajak yang tergabung dalam dua kumpulan Setanggi Timur dan Bhagawad Gita.
Meski mashyur dalam dunia satra, namun hidup Amir Hamzah berakhir kelam. Dia dibunuh dalam tragedi Revolusi Sosial di Sumatera bagian Timur pada Maret 1946. Dia pun dibantai secara kejam di Kawasan Perkebunan Kuala Gamit, Kabupaten Langkat.
Meski begitu tak ada yang mengetahui secara pasti kuburnya Amir Hamzah yang digelari Pahlawan Nasional dalam Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia tanggal 3 November 1975, Nomor 106/TK/Tahun 1975.
Baca Juga: Catatan Sejarah Pahlawan AK Gani (1)
Budayawan Melayu Langkat, Ahmad Daman mengatakan, Amir Hamzah dieksekusi di kawasan perkebunan Kuala Gumit, Kabupaten Langkat yang tepat berada diantara Kota Stabat dan Kota Binjai.
“Di perkebunan sawit ini lah diperkirakan tempat eksekusi Amir Hamzah dan bangsawan Melayu lainnya,” ujar Daman seperti dilansir Digtara.com-jaringan Suara.com.
Dia menduga, tempat eksekusi sastrawan yang diangkat menjadi Wakil Pemerintah Republik Indonesia yang pertama untuk daerah Langkat pada Oktober 1945 ini berada di pohon randu besar berapit dua.
Dugaan tersebut dinilai cukup beralasan, lantaran kawasan yang berada di tengah perkebunan itu tidak difungsikan untuk menanam pohon sawit oleh pihak perkebunan.
“Di area tengah kebun sawit itu dibiarkan kosong tanpa ada ditanam sawit. Pihak perkebunan seolah membiarkan lokasi itu kosong. Hal ini menambah keyakinan kita kalau tempat ini memang lokasi eksekusi Amir Hamzah,” katanya.
Baca Juga: Biografi Sultan Hasanuddin, Si 'Ayam Jantan dari Timur'
Dia mengemukakan, sebelum dieksekusi, Amir Hamzah dan 22 orang lain disekap di kawasan Jalan Imam Bonjol, Binjai. Setelah itu, mereka dibawa menuju area eksekusi melalui jalan kawasan Kebun Lada.
Hingga saat ini, diduga lokasi eksekusi Tengku Amir Hamzah tidak terurus. Belum ada perhatian Pemerintah Kabupaten Langkat untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat sejarah.
Berita Terkait
-
Ada Nama Soeharto dan Gus Dur, Ini Daftar 10 Tokoh yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
-
Janggal, Harta Kekayaan Wakil Ketua DPRD Langkat Ajai Ismail Cuma Rp 20 Juta
-
Kakek Prabowo Subianto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Sangat Layak!
-
Apa Itu Wayang Wong? Pentas Seni Ultah Purbalingga Terinsprasi dari Jenderal Sudirman
-
Blusukan ke Persawahan di Langkat, Wapres Gibran Kasih Bantuan Traktor, Pompa hingga Benih Padi
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Harga Tiket Pesawat Jakarta-Medan di Momen Arus Balik Lebaran 2025 Normal
-
8 Hektare Lahan Warga di Aceh Barat Terbakar Selama Ramadan 2025
-
Pria Bunuh Pacar dan Kubur Jasadnya di Kebun Sawit Labusel, Cemburu Korban Dijodohkan
-
Pukul Polisi saat Ditangkap, Maling Motor di Medan Diberi "Hadiah Lebaran"
-
Gunungsitoli Diterjang Banjir, Ratusan Jiwa Terdampak dan Puluhan Rumah Terendam