SuaraSumut.id - Perjuangan seorang ibu di Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Darmayanti (35) dirujuk ke rumah sakit (RS) dengan menggunakan kapal nelayan. Darmayanti dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan usai melahirkan.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Puskesmas Pulau Aceh Misriadi, dilansir dari Antara, Jumat (12/3/2021).
"Wanita itu melahirkan di Puskesmas Pulo Aceh (Pulau). Anaknya lahir dengan kondisi sehat oleh Bidan Puskemas. Saat dirujuk itu ia didampingi oleh dua orang bidan," katanya.
Pasien terpaksa dirujuk ke rumah sakit karena ari-arinya tidak keluar (retensio plasenta). Hal ini mengingat tidak adanya fasilitas di Puskesmas.
"Retensio plasenta ari-arinya tidak lahir. Kalau ari-arinya tidak lahir memang harus dirujuk, karena di Puskesmas kurang fasilitas," ujarnya.
Dari Pulo Aceh tidak ada persiapan kapal khusus, karena itu harus dibawa menggunakan boat nelayan. Perjalanannya membutuhkan waktu sekitar 90 menit.
"Selama ini ketika ada pasien dirujuk selalu dibawa dengan boat nelayan karena tidak ada angkutan khusus hingga hari ini," jelasnya.
Misriadi berharap, adanya ambulans laut untuk membantu perjalanan rujukan masyarakat menuju rumah sakit di Banda Aceh. Sehingga warga pulo tidak lagi mengeluarkan biaya besar jika hendak berobat.
"Mudah-mudahan dengan ada ambulans laut nantinya operasional tidak perlu dibayar lagi oleh masyarakat. Kemudian juga soal kenyamanan dan keselamatan pasien," tukasnya.
Baca Juga: Nyaman dan Aman di Jalan, Begini Sebaiknya Posisi Mengemudikan Mobil
Berita Terkait
-
Istri Tretan Muslim Melahirkan, Nama Anaknya Penuh Teka Teki
-
Cerita Bidan yang Membantu Para Ibu Melahirkan di Ibu Kota Horor Kolombia
-
Air Ketuban Pecah, Jennifer Bachdim Berhasil Melahirkan Anak ke-3
-
Perjuangan Seorang Ibu di Tangerang Melahirkan di Tengah Banjir
-
Mengharukan! Seorang Ibu Melahirkan Bayi di Mobil Polisi
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Waspada Potensi Banjir di Sumut, BMKG Prediksi Hujan Lebat 23-25 Oktober
-
Pegadaian-OJK Sumut Edukasi Mahasiswa soal Investasi Emas dan Bahaya Pinjol Ilegal
-
Polisi Gerebek Bengkel Motor yang Dijadikan Gudang Vape Narkoba di Deli Serdang
-
Buku Nikah Hilang atau Rusak? Ini Syarat dan Cara Mengurus Penggantinya
-
Cara Menghapus Akun Media Sosial Secara Permanen