SuaraSumut.id - Sedikitnya 17 dosen di Universitas Sumatera Utara (USU) meninggal dunia karena Covid-19.
Demikian dikatakan Rektor USU, Muryanto Amin saat menghadiri vaksinasui massal dosen dan tenaga pendidikan, Senin (29/3/2021).
"Kemarin yang saya tahu kira-kira 17 dosen gugur karena Covid-19 dan kita berikan bantuan," katanya, dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com.
Ia mengatakan, vaksin massal diikuti 2.065 orang dosen dan tenaga pendidikan yang bertugas di USU.
"Kita targetkan dosen dan tenaga pendidik mengikuti sampai 3.000 orang. Agar dosen ini memiliki daya tubuh baik dan luringnya bisa dilakukan. Kita berikan vaksin, untuk daya tubuhnya," ujarnya.
Ia mengatakan, vaksin massal juga dilakukan sebagai persiapan kuliah tatap muka yang direncanakan pada September 2021.
Pihaknya juga telah mempersiapkan sejumlah fasilitas protokol kesehatan dalam menunjang aktivitas kuliah tatap muka.
"Awal bulan September, baru kita lakukan pembelajaran luring atau luar jaringan (tatap muka)," katanya.
USU memberikan pelayanan kesehatan dan medis kepada dosen dan tenaga pendidik USU terpapar dan terkonfirmasi Covid-19.
Baca Juga: Kilang Minyak Terbakar, La Nyalla Mattalitti Minta Evaluasi Menyeluruh
"Yang sekarang terpapar dikasih fasilitas swab dan dia yang positif, bisa dia pilih rumah sakit yang nyaman. Kita berikan pelayanan, bila tidak ada terpapar. Tidak mungkin juga. Rasa sakit, bisa mendapat pelayanan," tukasnya.
Berita Terkait
-
Lansia Ditolak Vaksin Covid-19? Bisa Jadi Ini Penyebabnya!
-
Vaksin Covid-19 Ini Disebut Beri Perlindungan Pada Ibu Hamil dan Menyusui
-
Vaksin Covid-19 30 Persen Kurang Efektif Lawan Virus Corona Afrika Selatan
-
Tidak Muncul Reaksi Usai Vaksinasi, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?
-
Norwegia Masih Tunda Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak