SuaraSumut.id - Foto yang memperlihatkan patung burung Garuda dicat putih di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, viral di media sosial.
Patung burung Garuda yang berada di pinggir jalan itu dicat putih pada bagian sayap hingga kaki. Sementara perisai Pancasila di dadanya sama seperti gambar burung Garuda umumnya.
Salah seorang warga setempat, Wiga, mengatakan pengecetan warna putih diduga dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab, usai ulang tahun Kabupaten Asahan.
"Awalnya warna kuning emas, cuman kemarin kita gak tau lah apakah ada hubungannya dengan ulang tahun Asahan, jadi ada instruksi seluruh kantor dicat warna putih. Mungkin Burung Garuda itu di catnya juga," katanya, dilansir digtara.com--jaringan suara.com, Selasa (30/3/2021).
Wiga bersama warga sekitar sudah melaporkan hal itu ke Polres Asahan dalam bentuk pengaduan masyarakat. Ia juga sudah memposting foto itu ke media sosial.
"Iya sempat viral di Facebook. Baru hari ini kita lapor ke Polres Asahan dalam bentuk dumas (pengaduan masyarakat),” ungkapnya.
Ia mengatakam, perilaku itu merupakan pelanggaran hukum. Hal tersebut tidak sesuai dengan undang-undang tentang lambang negara, dan dapat dikenakan ancaman pidana.
"Dalam undang-undang sudah diatur bahwa Burung Garuda berwarna kuning emas. Kemudian disitu juga ada ancaman pidananya kalau mengubah warna lambang negara kita," cetusnya.
Ia berharap, polisi dapat berperilaku profesional dalam menelusuri siapa dalang yang telah melakukan pengecatan terhadap Burung Garuda.
Baca Juga: Bahas Situasi Myanmar dengan Menlu Jepang, Retno: Dialog Harus Diupayakan
"Harapannya polisi profesional menelusuri siapa dalang pelaku dalam pengubahan lambang negara ini," tukasnya.
Dari penelusuran kekinian disebut patung burung Garuda telah dicat kembali sesuai warna aslinya.
Berita Terkait
-
Mirip United Trinity, Man City akan Buat Patung Aguero, Kompany, dan Silva
-
Viral Patung "Mata Dajjal" di Arab Saudi, Publik Singgung Indonesia
-
Situasi Kawasan Tilang Elektronik di Putaran Patung Kuda, Jakarta Pusat
-
Patung Banteng Yunani Ukuran Mini Berusia 2.500 Tahun Ditemukan Usai Hujan
-
Jelang Pemilu, Patung Bugil Netanyahu Hebohkan Warga Israel
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini