SuaraSumut.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi meninjau Pasar Rakyat Jawa yang ada di Belawan, Medan, Sabtu (1/5/2021). Lutfi memastikan harga barang kebutuhan pokok stabil dan terjangkau di Sumatera Utara.
"Jadi tadi saya cek harga daging sapi Rp 124 ribu, harga cabai rawit merah turun menjadi Rp 50 ribu, harga cabai merah sudah di bawah Rp 50 ribu bahkan Rp30 ribu. Saya menyimpulkan harga bahan pokok di Sumatera Utara ini baik, stabil dan terjangkau," katanya.
Ia mengatakan, akan membenahi Pasar Jawa guna memberikan kenyamanan masyarakat saat berbelanja.
"Saya juga janji dengan Pak Wali untuk membenahi Pasar Jawa ini agar lebih baik, tidak lagi bau, tidak lagi banjir dan bisa berbelanja dengan tenang," kata Lutfi.
Lutfi mengatakan, saat ini pemerintah berkomitmen untuk mendorong pasar tradisional dapat bersaing dengan pasar modern. Dengan cara membenahi fasilitas di pasar tradisional sehingga masyarakat merasa nyaman saat berbelanja.
"Sehingga pedagang dapat memberikan nafkah yang baik, penjualan yang baik dan menghadirkan kenyamanan bagi pembeli," ungkapnya.
Lebih lanjut kata Lutfi, pembenahan Pasar Jawa Belawan akan dapat terealisasi dalam waktu dekat. Langkah pertama yang akan dilakukan dengan membereskan adminitrasi hingga menyurati Kementerian PUPR untuk dianggarkan pada tahap pertama.
"Itu yang bisa saya sampaikan, mudah - mudah ini dapat dikerjakan. Pada kesempatan pertama kita mulai dengan tahun anggaran yang akan datang," tegasnya.
Wali Kota Medan Bobby Nasution menyambut baik rencana membenahi pasar tradisional Jawa Belawan. Ia ingin agar seluruh pedagang ditampung di satu lokasi, sehingga tidak terpisah-pisah seperti saat ini.
Baca Juga: AJI Tetapkan Upah Layak Jurnalis di Palembang Tahun 2021 Rp 5,73 Juta
Saat ini yang ada di dalam sekitar 300-an pedagang. Sedangkan di luar sekitar 400-an pedagang. Kita berharap saat dibangun bisa menampung 600 hingga 700 pedagang," ujarnya.
Bobby mengaku telah menyediakan lokasi sementara bagi pedagang ketika pembangunan akan direalisasikan.
"Detail desainnya kita sudah punya dan untuk relokasi pedagang sudah kita pikirkan," pungkasnya.
Kontributor : Muhlis
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton
-
Waspada Potensi Banjir di Sumut, BMKG Prediksi Hujan Lebat 23-25 Oktober
-
Pegadaian-OJK Sumut Edukasi Mahasiswa soal Investasi Emas dan Bahaya Pinjol Ilegal
-
Polisi Gerebek Bengkel Motor yang Dijadikan Gudang Vape Narkoba di Deli Serdang
-
Buku Nikah Hilang atau Rusak? Ini Syarat dan Cara Mengurus Penggantinya