SuaraSumut.id - Kejari Binjai menetapkan satu orang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan CCTV yang dilakukan Dinas Perhubungan. Satu orang tersangka berinisial JP, pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan barang.
"Iya memang saat ini JP sudah kita tetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini," kata Kajari Binjai, Muhammad Husein Admaja, dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com, Selasa (6/7/21).
Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mendapatkan hasil penghitungan kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Sumut sekitar Rp 388 juta rupiah.
"Kerugian negara berdasarkan penghitungan badan pengawas mencapai 300 jutaan lebih," ujarnya.
Penyidik akan melakukan panggilan ketiga terhadap J yang diketahui sebagai ASN di lingkungan Dishub Binjai. Jika tidak hadir, pihaknya akan mengeluarkan surat penjemputan paksa terhadapnya.
Dalam kasus ini JP diduga merupakan otak dalam tindakan kasus dugaan korupsi itu. Bahkan diduga JP juga melakukan pengadaan CCTV sendiri yang kini berbuntut dengan dugaan tindak korupsi.
"Keterlibatan kadis masih didalami. Namun saat ini berdasarkan hasil penyidikan, Juanda yang mengatur semuanya pengadaan. Tapi akan kita dalami dugaan keterlibatan yang lain," tukasnya.
Berita Terkait
-
Korupsi Kecil-Kecilan Jadi Masalah, ICW Minta Pemerintah Tingkatkan Transparansi Bansos
-
Kasus Korupsi Pengadaan Tanah di Munjul, KPK Telisik Permainan PT Adonara
-
Kontraktor dan Pejabat di Polewali Mandar Jadi Tersangka Korupsi
-
ICW Sebut Komisi Pemberantasan Korupsi Tumbang di Tangan Rezim Jokowi
-
Kejaksaan Geledah Kantor Dishub Binjai, Ini yang Dicari
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap
-
Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Medan Gegara Motor Rekan Ditarik Paksa
-
Sinergi Imigrasi Belawan-Ombudsman, Wujud Kepastian Layanan dan Hukum