SuaraSumut.id - Warga mendatangi rumah sakit untuk membawa atau mengambil paksa salah seorang pasien diduga terpapar Covid-19 yang meninggal dunia, di Sumatera Utara.
Warga berjumlah puluhan orang itu masuk ke kamar mayat lalu menandu jenazah.
"Bawa, bawa, bawa," teriak warga di lokasi, dilansir dari medanheadlines.com--jaringan suara.com, Senin (19/7/2021).
Warga rencananya membawa pulang jenazah. Meski dihalangi pihak Satgas Covid-19 Kota Sibolga, namun pihak keluarga tetap melakukan perlawanan.
Dr Luis saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Jenazah bernama Banjar Hutagalung dinyatakan positif Covid-19 bedasarkan dari hasil PCR.
"Pasien dirawat sejak 16 Juli 2021 sampai dengan 18 Juli 2021," katanya.
Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja mengaku, pihak keluarga pasien tidak menerima karena hasil swab negatif.
"Dari pihak rumah sakit menjelaskan bahwa pasien positif Covid-19 dari hasil PCR," ujarnya.
Pihaknya sangat menyayangkan tindakan itu. Beberapa langkah akan dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Baca Juga: Ini Alasan Olivier Giroud Bergabung dengan AC Milan
"Kita akan cari tahu rumah pasien agar orang-orang yang membawa pasien Covid-19 bisa di tracing dan tracking," jelasnya.
Ia mengaku, tidak bisa sepenuhnya mengambil tindakan secara hukum. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan tim Gugus Tugas Tapteng.
"Kita juga sudah koordinasi sama Dinkes Tapteng dan TNI. Secara aturan pasien harus dimakamkan sesuai protokol Covid-19," tukasnya.
Berita Terkait
-
Keluarga Gotong Jenazah Covid-19 Dari Rumah Sakit: Tak di Swab, Dikubur Sesuai Prokes?
-
Lonjakan Virus Corona Tinggi, Warga di Samarinda Dilatih Pemulasaraan Jenazah Covid-19
-
Viral Warga Kepung Ambulans, Ambil Paksa Jenazah Covid-19 Lalu Bakar Peti Mati
-
Viral Warga Ambil Paksa Jenazah COVID-19 dan Peti Mati Dibakar
-
DPR Kecam Keras Kasus Pungutan Liar Pemakaman Jenazah COVID-19
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak