SuaraSumut.id - Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 20 sudah dibuka, Kamis (9/9/2021) sekitar pukul 12.00 WIB. Tersedia Kuota 800 ribu peserta.
Seperti biasa pendaftaran bisa dilakukan melalui situs resmi Program Prakerja di www.prakerja.go.id.
Syarat untuk mengikuti program kartu prakerja, yaitu WNI 18 tahun ke atas yang tidak sedang menempuh pendidikan formal, pencari kerja, lulusan baru dan korban PHK.
Tidak tercatat di DTKS Kemsos, bukan penerima BSU, BPUM, bukan TNI/Polri, ASN, Kepala Desa/Perangkat Desa, Komisaris BUMN/BUMD, Anggota DPR, DPRD.
Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 20 hanya bisa melalui situs prakerja.go.id. Sebelum bisa mendaftar kalian harus memiliki akun prakerja terlebih dahulu. Pendaftaran dibuka selama empat hari ke depan.
Anda yang ingin membuat akun di prakerja.go.id berikut caranya:
- Masuk situs prakerja.go.id kemudian klik “Daftar”
- Masukkan nama lengkap, alamat email, dan password baru
- Cek email dari Kartu Prakerja dan ikuti petunjuk untuk mengkonfirmasi akun email
- Setelah konfirmasi berhasil kunjungi kembali situs Prakerja dan masuk ke akun yang telah dibuat
- Masukkan nomor KPT, dan tanggal lahir, lalu klik “Berikutnya”
- Isi data diri sesuai yang diminta kemudian klik “Berikutnya”
- Masukkan nomor telepon dan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS.8. Selesai, kamu sudah punya akun Prakerja.
Berikut ini cara mendaftar ikut program Kartu Prakerja:
- Buka www.prakerja.go.id pada browser handphone atau komputer
- Siapkan nomor Kartu Keluarga serta NIK, masukkan data diri, dan ikuti petunjuk pada layar untuk menyelesaikan proses pembuatan akun
- Siapkan kertas dan alat tulis untuk mengikuti Tes Motivasi dan Kemampuan Dasar secara online Klik “Gabung” pada Gelombang yang sedang dibuka
- Nantikan pengumuman peserta yang lolos seleksi Gelombang melalui SMS.
Baca Juga: Imparsial: Yasonna Laoly Harus Tanggung Jawab atas Tewasnya 44 Napi Lapas Tangerang
Peserta Kartu Prakerja yang dinyatakan lolos akan mendapatkan insentif berupa bantuan dari pemerintah Rp 3,55 juta.
Adapun rinciannya Rp 1 juta akan diberikan untuk membeli paket pelatihan online,
insentif pasca pelatihan Rp 600 ribu per bulan, dan insentif survei Rp 150 ribu untuk tiga kali.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat
-
Listrik Baru Menyala Setelah Padam? Jangan Langsung Tenang, Ini Barang Elektronik Paling Rawan Rusak
-
LAPK: Keluhan Pasien Viral Jadi Alarm Transparansi Layanan Rumah Sakit
-
Imigrasi Sumut Perkuat Kolaborasi Strategis Bersama BP3MI
-
Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi