Zul mengaku sampai saat ini belum pernah melakukan PCR lantaran harganya yang masih terbilang mahal.
"Masih mahal untuk ukuran kesehatan, tapi untuk ukuran bisnis, perjalanan okelah, mau gak mau," ungkapnya.
Spesimen Tracing Covid-19
Data yang diperoleh dari covid19.sumutprov.go.id, sebelum adanya penurunan harga PCR dan Antigen, rata rata ada 7.294 spesimen Covid-19 per harinya. Angka ini dihitung dari 23 Juni 2021 hingga 16 Agustus 2021 tepat di hari pengumuman HET.
Terhitung dari 17 Agustus hingga 12 September, angka rata rata spesimen perharinya mengalami kenaikan 10.289 spesimen.
Terdapat kenaikan 2.995 spesimen per harinya dibandingkan rata-rata jumlah spesimen sebelumnya. Jika dipresentasikan ada kenaikan spesimen sekitar 41 persen.
Sedangkan untuk penyebaran Covid-19 di Sumut juga mulai terlihat angka penurunan. Terhitung Minggu 12 September 2021, Satgas Covid-19 Sumut mencatat angka konfirmasi positif mengalami kenaikan 241 orang sehingga totalnya menjadi 101.749.
Angka kesembuhan mengalami peningkatan bagus, yakni 527 orang pasien Covid-19 sembuh di Sumut. Total pasien sembuh menjadi 89.570.
Pasien konfirmasi Covid-19 yang aktif di Sumut ada 240 orang, sehingga jumlahnya menjadi 9.587. Sedangkan pasien konfirmasi Covid-19 meninggal dalam sehari kemarin mengalami kenaikan 14 orang sehingga jumlahnya menjadi 2.592.
Baca Juga: Resep Es Doger yang Enak dan Segar, Buat Sendiri di Rumah Yuk!
Terapkan Tarif Sesuai HET
Rumah sakit di Kota Medan, Sumatera Utara, menerapkan harga baru PCR sesuai yang telah ditetapkan pemerintah. Seperti RS Murni Teguh Medan yang menetapkan tarif Rp 525 ribu.
"Tarif PCR Mandiri di RS Murni Teguh Rp 525 ribu. Hasilnya keluar 1x24 jam," kata Humas RS Murni Teguh dr Herman, Sabtu (4/9/2021).
"Sebelumnya tarif PCR Mandiri Regular di RS Murni Teguh Rp 900 ribu dengan hasil keluar 1x24 jam," katanya.
Sedangkan untuk pelayanan eksekutif yang hasilnya keluar empat jam, RS Murni Teguh mematok tarif Rp 1,5 juta.
"Sebelum penurunan tarif PCR Rp 1,5 untuk yang hasilnya keluar empat jam. Untuk yang normal hasilnya keluar 1x24 jam Rp 900 ribu," katanya.
Berita Terkait
-
Warga Baubau Sulit Dapat Tes PCR untuk Syarat Perjalanan, Terpaksa ke Makassar dan Kendari
-
11 Warga Bandung Terciduk Gunakan Surat Hasil Tes PCR Palsu di Belitung
-
Gandeng Siloam, Garuda Indonesia Beri Promo Tes PCR dan Antigen Rp 1
-
Makin Banyak Penumpang Pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Harga Tes PCR Turun
-
Praktis dan Tidak Menyakitkan, PCR Kumur BioSaliva Diharap Diaplikasikan
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja