SuaraSumut.id - Pemkot Medan akan memberikan bantuan usaha kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pihaknya menyiapkan anggaran Rp 11 miliar.
"Pemkot Medan akan memberikan bantuan usaha kepada UMKM, dalam penanganan dampak ekonomi dengan penggunaan dana belanja tidak terduga tahun anggaran 2021 sebesar Rp 11 miliar," kata Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman, melansir dari situs Pemkomedan.go.id, Selasa (21/9/2021).
Aulia mengatakan, saat ini pelaku UMKM yang terdaftar di e-katalog sebanyak 150 UMKM. Rencananya bantuan usaha itu akan diberikan Rp 2,5 juta per UMKM.
"Bantuan juga akan diberikan kepada pelaku UMKM yang telah melalui proses penyeleksian terhadap produk KUR Rp 750 ribu per UMKM," katanya.
Aulia juga menjelaskan terkait dengan infrastruktur jalan dan penanganan banjir. Pekerjaan pengaspalan jalan tahun anggaran 2021 telah direncanakan penanganan sepanjang 34,7 kilometer dan penanganan trotoar sepanjang 3,26 Km serta jembatan sebanyak 12 unit.
"Beberapa ruas jalan dan drainase telah ditandatangani dan akan terus diupayakan pekerjaannya sesuai rencana," kata Aulia.
Aulia menjelaskan, saat ini Pemkot Medan mendapat dukungan penuh dari kementerian pusat melalui balai wilayah sungai Sumatera II (BWSS) II untuk merancang normalisasi seluruh sungai di kota Medan.
"Pemerintah Provinsi berkontribusi dalam proses penanganan banjir dengan membuat Larap (Land Acquisition And Resettlement Action Plan). Dimana saat ini sedang dirancang penanganan banjir di Sungai Deli, Sungai Babura dan Sungai Bedera serta ROB Belawan," tukasnya.
Baca Juga: Tim UGM Teliti Santet, Fakta-fakta Ini Langsung Terungkap!
Berita Terkait
-
Serapan Dana Bergulir Pelaku UMKM di Batam Sangat Rendah, Ternyata Ini Penyebabnya
-
UMKM dan Pariwisata Ternate Dihempas Pandemi, Pertamina Gercep Salurkan Bantuan
-
Pencairan BLT UMKM Rp 1,2 Juta via BNI dan BRI
-
UMKM Lebih Banyak Merugi Dibanding Untung Selama Pandemi COVID-19
-
Respons Wakil Ketua Komisi VI soal Bantuan UMKM di Tengah Pandemi
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit