SuaraSumut.id - Sebanyak 1,5 juta produk UMKM di Indonesia diekspor ke sejumlah negara Asean hingga Amerika Serikat, tepatnya Brazil dan Meksiko.
"Dari Februari sudah mencapai 1,5 juta produk (terkirim). Gambarannya ada sekitar 50 ribu produk UMKM yang terbang setiap harinya," kata Head of Public Affairs Shopee Radynal Nataprawira, melansir Antara, Rabu (29/9/2021).
"Jadi jangan kaget kalau melihat ada orang pakai baju batik di Pantai Copa Cabana," katanya.
Ia mengatakan program kampus UMKM Shopee dan kampus UMKM Shopee Ekspor merupakan komitmen pihaknya untuk membantu perkembangan UMKM lokal di Indonesia.
Harapannya dapat menjadi one stop solution bagi UMKM lokal untuk memulai digitalisasi usaha serta mengembangkan usaha ke pasar ekspor, melalui serangkai pelatihan, pendampingan dan berbagai fasilitas penunjang yang disediakan.
Saat ini tercatat ada peningkatan transaksi ekspor hingga enam kali lipat sejak pertengahan 2020 lalu.
"Kita telah mencatatkan peningkatan transaksi sekitar 6 kali lipat dalam setengah tahun dari Juli 2020 hingga Januari 2021," katanya.
Berita Terkait
-
Pelaku UMKM Senyum, Pasar Kreatif Bandung di Paskal Raup Omzet Rp 740 Juta dalam 10 Hari
-
Bertahan di Tengah Pandemi, UMKM Sungai Raya Produksi Dodol
-
BKPM Gandeng Tokopedia untuk Fasilitasi Pendaftaran NIB UMKM
-
DPRD Banyuwangi: Tangkap Pelaku Pemotongan BLT UMKM
-
Update Kasus Dugaan Pemotongan BLT UMKM di Banyuwangi, Korban Bertambah
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Danki Yonzipur di Aceh Meninggal Kecelakaan Usai Bangun Jembatan Bailey
-
Kecelakaan Kereta Api Vs Mobil di Tebing Tinggi, 9 Penumpang Avanza Tewas
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera