SuaraSumut.id - Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang ditangkap BNN saat pesta ganja bakal dijadikan duta anti narkoba. Hal itu mendapat kritikan dari DPRD Sumatera Utara.
Ketua Komisi A DPRD Sumut Hendro Susanto mengaku, wacana menjadikan mahasiswa tersebut sebagai duta anti narkoba dianggap dapat mencederai semangat pemberantasan narkoba.
"Lucu saat oknum mereka yang tertangkap memakai narkoba di kampus dan ada upaya atau isu yang mereka mau dijadikan duta narkoba. Ini mencederai semangat kita untuk memberantas narkoba," katanya, melansir kabarmedan.com, Selasa (19/10/2021).
Sebelumnya, Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Drs Toga Habinsaran Panjaitan mengatakan, mahasiswa USU yang ditangkap merupakan korban dari penyalahgunaan narkoba. Secara umum mereka merupakan mahasiswa yang sangat kreatif.
Baca Juga: Perempuan Bendahara UPK Sidoarjo Jadi Tersangka Korupsi PNPM Rp 1,6 Miliar
"Para Mahasiswa USU itu jago-jago main musik. Itu merupakan modal untuk memberdayakan mereka sehingga bisa terhindar dari penyalahgunaan narkotika," katanya.
Toga menjelaskan, bahwa opsinya mereka saat ini akan direhabilitasi.
"Karena kita melihat mereka punya potensi, di mana mereka jago main musik. Nanti kita harapkan mereka bisa jadi duta anti narkoba. Tidak hanya untuk Kampus USU, tapi untuk seluruh masyarakat," ujarnya.
BNNP menangkap puluhan mahasiswa di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU). Pihak Humas dan Promosi USU Amalia Meutia mengatakan, penangkapan tersebut terjadi pada Minggu (10/10/2021) dini hari.
"Benar ada penangkapan oleh BNNP Sumut di FIB. Pihak BNN masih melakukan identifikasi untuk saat ini," katanya.
Baca Juga: Top 5 SuaraJogja: Guru Cabul Simpan Rambut dan Kafan, Baliho Roboh Saat Jogja Hujan Angin
Amalia menyebut, dari jumlah mahasiswa yang di tangkap di USU juga berasal dari universitas lain.
"Bukan mahasiswa kita saja yang ditangkap, tapi ada dari universitas lainnya. Kita nggak tahu berapa orang mahasiswa kita dan siapa saja. Itu belum diinformasikan. Besok BNNP akan memberikan datanya," tukasnya.
Berita Terkait
-
Tol di Sumatera, Kalimantan, dan Bali Dipadati Kendaraan! Ini Pemicunya
-
Soal Amnesti, Menkum: Kemungkinan Napi Narkoba Hanya Ada 700 Orang yang Dapat
-
Produksi Vape Narkotika Jenis Baru di Apartemen Mewah Jakpus Dibongkar, Disebut Sulit Dideteksi
-
Pertamina Pastikan Kesiapan Stok BBM, LPG dan Jargas di Sumatera Utara Jelang Lebaran
-
9 Rekomendasi Wisata di Danau Toba, 'Surga' Tersembunyi yang Menarik Dijelajahi
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Harga Tiket Pesawat Jakarta-Medan di Momen Arus Balik Lebaran 2025 Normal
-
8 Hektare Lahan Warga di Aceh Barat Terbakar Selama Ramadan 2025
-
Pria Bunuh Pacar dan Kubur Jasadnya di Kebun Sawit Labusel, Cemburu Korban Dijodohkan
-
Pukul Polisi saat Ditangkap, Maling Motor di Medan Diberi "Hadiah Lebaran"
-
Gunungsitoli Diterjang Banjir, Ratusan Jiwa Terdampak dan Puluhan Rumah Terendam