SuaraSumut.id - Dua gadis ABG dikabarkan hilang saat kegiatan belajar kelompok di Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Keduanya adalah Nisa (16) dan Nurul (14), warga Kabupaten Langkat.
"Belum ada perkembangan terkait hilangnya dua anak perempuan yang sebelumnya dinyatakan hilang," kata
Kasubbag Humas Polres Langkat, AKP Joko Supeno, melansir digtara.com--jaringan suara.com, Rabu (3/11/2021).
Informasi yang diterima, pada Minggu (31/10/2021) pagi, mereka pamit untuk mengikuti kegiatan belajar kelompok.
Sekitar pukul 11.00 WIB, keduanya setelah selesai belajar kelompok pamitan untuk pulang dari rumah temannya. Namun hingga kini keduanya belum juga kembali ke rumah.
Pihak keluarga dibantu warga setempat mencari korban di rumah temannya, tapi tidak ditemukan.
Berbagai upaya dilakukan pihak keluarga untuk mengetahui keberadaan mereka. Diantaranya melakukan pencarian dengan mencatat ciri kedua korban dan mengumumkan kepada warga dan perangkat desa.
Harapannya jika menemukan dan ada melihat keduanya segera menghubungi pihak keluarga atau pihak kepolisian setempat.
Baca Juga: Kemenkes Identifikasi Penambahan Target Vaksinasi 26 Juta Anak
Berita Terkait
-
Hoaks 28 Orang Hilang Akibat Banjir Bandang di Kabupaten Luwu
-
Pria Mabuk Ini Gabung Tim SAR untuk Cari Orang Hilang, Ternyata Dirinya Sendiri
-
Sepekan Tak Ada Hasil, Proses Pencarian Orang Hilang di Lereng Merapi Dihentikan
-
Orang Hilang di Lereng Merapi Bukan yang Pertama, Lurah Glagaharjo: 5 Bulan Lalu juga Ada
-
Lima Santri di Cianjur Terseret Ombak, Satu Orang Hilang
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit
-
Ribuan Talenta Muda Berpeluang Bangun Karier Lewat Program Magang Nasional BRI