SuaraSumut.id - Sebanyak 427 rumah warga di dua kecamatan di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), terendam banjir, Jumat (12/11/2021).
Banjir dengan ketinggian sekitar 30 cm hingga 160 cm mulai memasuki ke pemukiman warga di pinggiran Sungai Deli dan Sungai Babura, pada Kamis 11 November 2021 malam.
Manager Pusdalops BPBD Medan Ronald P Sihotang mengatakan, penyebab banjir karena intensitas hujan yang tinggi ditambah debit air yang cukup besar dari hulu.
"Mengakibatkan kenaikan tinggi muka air Sungai Deli dan Sungai Babura yang menggenangi pemukiman warga," ungkapnya.
Baca Juga: Jelang Derby Mataram, Anak Erick Thohir Ungkap Pesan Menohok ke Persis Solo
Saat ini jumlah keseluruhan rumah warga yang terdampak banjir berada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Medan Johor, dan Medan Maimun.
"Jumlah keseluruhan terdampak banjir 427 rumah, 680 KK, 2522 jiwa," ujarnya.
Ronald menjelaskan, pemukiman yang terkena banjir, yakni 100 rumah di Jalan Karya Jaya Gang Eka Murni dan Gang Ekawali Pribadi, Lingkungan 5 dan 11, Kelurahan Gedung Johor.
"Ketinggian air lebih kurang 80-100 cm (variabel) di rumah warga. Beberapa warga masih bertahan di rumah masing-masing," jelasnya.
Selain itu, 182 rumah di Jalan Letjend Suprapto, Lingk 3 & 4, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun. Ketinggian air sekitar 100 hingga 129 cm.
Baca Juga: Libur Nataru Kian Dekat, ASITA DIY Imbau Masyarakat Tidak Terlalu Euforia
Banjir juga merendam 145 rumah di Jalan Brigjend Katamso Gg. Merdeka & Gg. Bidan, Lingkungan 7, 8 & 9, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun. Ketinggian air sekitar 30 - 50 cm.
BPBD Medan melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi banjir. Mempersiapkan peralatan evakuasi untuk masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
"Mempersiapkan peralatan dan bantuan terkait penanganan tanggap bencana banjir," katanya.
Hingga pagi air yang menggenangi rumah warga sudah mulai surut dan sudah mulai membersihkan rumah masing-masing.
Cuaca Hujan
BMKG Medan memperkirakan kondisi cuaca di wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada, Jumat (11/11/2021) hari ini masih berpeluang diguyur hujan lebat.
"Siang hari berpotensi hujan ringan di wilayah Langkat, Asahan, Labusel , Labura, Paluta, Palas, Humbahas, Taput, Tapteng, Madina, Pakpak Bharat, Dairi, Karo dan sekitarnya," kata Prakirawan BMKG Medan Lestari I Purba.
Kemudian sore hingga malam hari, berpotensi hujan ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah Sumut.
"Peringatan dini, waspada potensi hujan dengan intensitas lebat di pegunungan, di lereng timur, dan pantai timur Sumatera Utara," tandasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Harga Tiket Pesawat Medan-Batam Tembus Rp17 Jutaan, ke Jepang Cuma Rp5 Juta
-
Geleng-Geleng Kepala, Tiket Medan-Batam Lebih Mahal dari Terbang ke Eropa: Nyaris Rp18 Juta
-
Harga Tiket Pesawat Medan-Batam Nyaris Rp18 Juta Sekali Penerbangan
-
Gempa Magnitudo 6,8 Mengguncang Papua Nugini, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Tornado Dahsyat Landa AS: 7 Tewas, 55 Juta Terancam! Banjir Bandang Mengintai
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Harga Tiket Pesawat Jakarta-Medan di Momen Arus Balik Lebaran 2025 Normal
-
8 Hektare Lahan Warga di Aceh Barat Terbakar Selama Ramadan 2025
-
Pria Bunuh Pacar dan Kubur Jasadnya di Kebun Sawit Labusel, Cemburu Korban Dijodohkan
-
Pukul Polisi saat Ditangkap, Maling Motor di Medan Diberi "Hadiah Lebaran"
-
Gunungsitoli Diterjang Banjir, Ratusan Jiwa Terdampak dan Puluhan Rumah Terendam