SuaraSumut.id - Tim Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan atau BKPH Krueng Teunom bersama masyarakat Desa Alue Meuraksa Keca matan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya berjaga-jaga di kawasan replanting usai seekor anak gajah terkena jeratan di evakuasi tim BKSDA.
"Saat ini kami harus berjaga-jaga di lokasi Posko Replanting Desa Alue Meuraksa, karena hingga sore tadi kawanan gajah tersebut mulai mendekati desa," kata Kepala BKPH Krueng Tenom, Armidi melalui ketua timnya Muzawir Rimbawan, Minggu (14/11/2021) malam.
Ia menjelaskan timnya bersama sejumlah masyarakat lainnya saat ini masih berjaga di lokasi pos Lahan Replanting Desa Alue Meuraksa tersebut.
"Kami lakukan penjagaan karena sejumlah gajah masih berada di area tersebut, dan tidak menutup kemungkinan mereka akan turun ke desa dan itu yang kami khawatirkan," ujarnya.
Ia berharap kawanan gajah tersebut tidak sampai turun ke perkampungan karena itu dapat lebih berbahaya lagi.
"Salah satu upaya yang kita lakukan adalah dengan menyalakan mercon," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Bantuan ke Sikundo Aceh Barat Dikirim Pakai Helikopter Gegara Jalan Masih Terputus
-
Aceh Alami 1.556 Gempa Bumi Sepanjang 2025
-
3 Motor Matic Keren untuk Anak Muda, Nyaman, dan Bertenaga
-
Harga Emas 2 Januari 2026 Kembali di Atas Rp 2,5 Juta per Gram
-
600 Hunian di Aceh Tamiang Rampung, Diserahkan ke Pemerintah Daerah 8 Januari 2026