SuaraSumut.id - Warga Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, diminta untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini. Hal itu berpotensi menyebabkan bencana banjir dan longsor.
Bupati Sergai Darma Wijaya mengataka, prakiraan dari BMKG bahwa curah hujan masih tetap tinggi.
Hal ini dikhawatirkan terjadi air kiriman dari hulu sungai yang membahayakan masyarakat yang berada di sekitaran bantaran sungai.
"Kami minta warga agar sama-sama saling menjaga. Pemkab akan bekerja semaksimal mungkin untuk menanggulangi hal-hal kemungkinan terburuk dampak dari cuaca ektrim itu," katanya, melansir Antara, Selasa (23/11/2021).
Banjir yang terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Tebing Syahbandar diakibatkan jebolnya tanggul di Sungai Sibarau.
Sebagai respons cepat, pihaknya sudah memerintahkan Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sergai Johan Sinaga segera berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II untuk melakukan penanganan sementara.
"Saat ini akan diambil tindakan sementara demi meminimalisir dampak jebolnya tanggul. Direncanakan tahun depan perbaikan yang lebih intensif akan dilaksanakan," tukasnya. [Antara]
Berita Terkait
-
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Berpotensi Hantam Jateng Bagian Selatan
-
Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem, Bandara Juanda Siaga
-
Cuaca Ekstrem, Harga Sayuran di Cimahi Bakal Bikin Ibu-ibu Irit Belanja
-
Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Waspadai Dampak Cuaca Ekstrem
-
Cuaca Ekstrem Terjadi di sekitar Lokasi Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit