SuaraSumut.id - Nilai ekspor Sumatera Utara (Sumut), hingga Oktober 2021 sebesar 9,749 miliar dolar AS. Jumlah itu tercatat tertinggi pencapaiannya sejak tahun 2015.
"Sejak 2015-2020, nilai ekspor Sumut belum ada yang sampai 9,749 miliar dolar AS," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi, melansir Antara, Jumat (3/12/2021).
Ia mengaku, pada 2020 nilai ekspor Sumut masih mencapai 8,084 miliar dolar AS dan 2019 7,663 miliar dolar AS. Bahkan pada 2015 juga masih hanya 7,752 miliar dolar AS.
"Peningkatan nilai ekspor sudah terjadi sejak awal tahun, meski volume ekspor sempat turun akibat pandemi Covid-19," katanya.
Kenaikan nilai ekspor didorong peningkatan volume dan harga jual berbagai komoditas ekspor khususnya sejak pandemi Covid-19 tren mereda.
Berdasarkan kontribusi nilai ekspor Sumut, terbesar masih sektor industri khususnya sumbangan dari kelompok barang minyak hewan nabati dan karet, barang dari karet.
Nilai ekspor industri Sumut hingga Oktober 2021 sudah mencapai 9,253 miliar dolar AS dan sektor pertanian 495,67 juta dolar AS.
"Nilai ekspor golongan lemak dan minyak hewan/nabati hingga Oktober sudah sebesar 4,331 miliar dolar AS. Sementara dari karet dan barang dari karet 1,321 miliar dolar AS," tukasnya.
Baca Juga: Ada 128 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Terjadi di Bontang Hingga November Ini
Berita Terkait
-
BPS: Per September Kunjungan Wisman ke Batam Masih Sepi
-
BPS: Angka Pengangguran di Batam Turun, Tercatat 94.384 Orang
-
BPS Kepri: Batam dan Tanjungpinang Inflasi pada November
-
Beda dengan BPS, Menko Airlangga Klaim Inflasi RI Masih Stabil
-
Data BPS: Pengguna Pesawat Terbang di Oktober 2021 Meroket 48 Persen
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit