SuaraSumut.id - Pemkot Medan mendorong penggunaan aplikasi PeduliLindungi di ruang publik, guna mengoptimalkan perlindungan kesehatan masyarakat saat beraktivitas dan menekan penyebaran Covid-19.
"Dalam aplikasi ini kita bisa melihat apakah orang tersebut sudah divaksin atau tidak dan riwayat PCR," kata Wali Kota Medan Bobby Nasution, melansir Antara, Kamis (9/12/2021).
Bobby berharap, semua pihak, khususnya para pelaku usaha, seperti kafe dan rumah makan menggunakan aplikasi PeduliLindungi di tempat usahanya.
Dengan aplikasi itu dapat mengetahui jumlah pengunjung di tempat tersebut, sehingga dapat mengantisipasi terjadinya kerumunan.
"Ini bisa mencegah penularan Covid-19, karena padat tidaknya suatu lokasi dapat dilihat dari aplikasi tersebut," ujarnya.
Bobby juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam berkegiatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mengurangi mobilisasi dan interaksi.
Pemkot Medan juga terus memperluas cakupan vaksinasi untuk percepatan terwujudnya kekebalan kelompok dari penularan Covid-19.
"Tentunya dalam hal ini perlu dukungan dari semua pihak," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Aplikasi PeduliLindungi Cegah Pemalsuan Surat Bebas COVID-19
-
Penyedia Tes PCR Pasang Tarif di Atas Standar, Kemenkes: Diputus dari PeduliLIndungi
-
Duh, Menkes Budi Sebut Mal Mulai Tak Disiplin Gunakan Aplikasi PeduliLindungi
-
Masih Banyak Perkantoran dan Mal di Bandar Lampung Belum Pakai PeduliLindungi
-
Menkes: Mal di Jakarta Tak Disiplin Gunakan Aplikasi PeduliLindungi
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit