SuaraSumut.id - Sebanyak 52 pekerja migran Indonesia (PMI) tanpa dokumen atau ilegal gagal masuk ke Malaysia.
Mereka diamankan petugas gabungan dari kapal tanpa nama di perairan Selat Malaka, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Jumat (7/1/2022).
"PMI yang diamankan berjumlah 52 orang. Rencananya mereka akan masuk ke Malaysia," kata Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira, Sabtu (8/1/2022) dini hari .
Putu mengatakan, para PMI itu terdiri dari 34 pria, 17 perempuan, dan 1 balita. Petugas juga mengamankan nahkoda kapal berinisial JM (39) warga Tanjung Balai.
Kepada petugas, JM mengaku dihubungi seseorang dan ditawarkan untuk mengantarkan orang ke Malaysia.
"JM mengaku mendapat upah Rp 5 juta," katanya.
Sementara itu, kata Putu, tukang mesin mendapat upah Rp 4 juta dan anggota mendapat Rp 2 juta.
"Saat ini kita masih melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya," tukasnya.
Baca Juga: Badai Cedera Pemain Paksa Chelsea Aktif di Bursa Transfer Januari
Tag
Berita Terkait
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 52 PMI Ilegal Tujuan Malaysia di Sungai Asahan
-
TNI AL Gagalkan Upaya Pengiriman 52 PMI Ilegal ke Malaysia
-
Satu Orang PMI Ilegal Ditarik Tarif Rp 6-10 Juta Untuk Sekali Berangkat ke Malaysia
-
Prajurit TNI AL Diduga Terlibat Pengiriman PMI Ilegal, Kasal Sayangkan BP2MI Tak Terbuka
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini