SuaraSumut.id - Maskapai penerbangan Wings Air menambah frekuensi penerbangan ke Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Aceh, menjadi tiga kali sepekan, dimulai 19 Januari 2022.
Sebelumnya, frekuensi penerbangan Wings Air dari Bandara Kualanamu, hanya dilayani satu kali penerbangan dalam sepekan.
"Penambahan frekuensi penerbangan tiga kali seminggu, yakni Rabu, Kamis dan Sabtu," kata Airport Manager Wings Air Meulaboh Andi Siswanto, melansir Antara, Minggu (9/1/2022).
Penambahan frekuensi penerbangan dikarenakan tingkat keterisian seat pesawat rata-rata mencapai 90 hingga 100 persen.
Selain itu, penambahan juga disebabkan animo masyarakat kembali menggeliat sejak diberlakukanya relaksasi aturan penerbangan oleh pemerintah.
"Masyarakat kembali menggunakan transportasi udara untuk memudahkan berbagai aktivitas bisnis, pemerintahan maupun liburan," ujarnya.
Ada pun harga tiket rute Nagan Raya (Meulaboh/MEQ)- Kualanamu (KNO) mulai Rp 583.500. Sedangkan rute Kualanamu (KNO)- Nagan Raya (Meulaboh/MEQ) Rp 658.300.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Hyundai Creta Alpha Resmi Meluncur, Segini Harganya
-
Viral Pria Bersenjata Tajam di Labuhanbatu Selatan Sandera Wanita Renta, Pelaku Ditangkap
-
Daftar Desa dan Dusun di Aceh yang Hilang Akibat Bencana
-
59.365 Meter Jaringan Irigasi di Kabupaten Aceh Timur Rusak Akibat Bencana
-
Kurikulum Darurat KBM Diterapkan di Aceh Timur Pascabencana