SuaraSumut.id - Polisi mengungkap kasus persetubuhan anak di bawah umur. Pelaku mengancam korban dengan granat agar tak melaporkan tindakan bejatnya.
Kasus itu diketahui setelah seorang ibu rumah tangga warga Kabupaten Marauke, melaporkan HA ke Mapolres Merauke, pada Senin (24/1/2022).
"Berdasarkan laporan persetubuhan itu diduga telah berlangsung sejak korban duduk di bangku kelas 3 SMP sekitar tahun 2022 hingga Januari 2022," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal, melansir kabarpapua.co--jaringan suara.com, Selasa (25/1/2022).
Kasus ini berawal saat paman ibu korban meminta pelapor (ibu korban) agar menjemput putrinya karena kerap disetubuhi oleh pelaku di rumah neneknya.
Pelapor lalu mendatangi korban untuk menanyakan soal apa yang dialaminya. Korban mengakui sering disetubuhi pelaku dengan ancaman kekerasan fisik.
"Korban mengakui sering disetubuhi oleh pelaku dengan ancaman akan dipukul dan dibunuh. Bahkan, pelaku sempat mengancam korban menggunakan granat miliknya," katanya.
Polisi lalu melakukan penyelidikan. Polisi mendatangi lokasi terduga persetubuhan. Hasilnya polisi menemukan sejumlah bahan peledak.
"Ditemukan dua granat, satu magasin dan sejumlah amunisi diduga milik pelaku," katanya.
Pelaku terancam Pasal 81 ayat 3 Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Baca Juga: Pemerintah dan Start-Up Dukung UMKM Jawa Tengah Siap Go Digital
Berita Terkait
-
Raba dan Cium Muridnya Sendiri, Oknum Guru Ngaji Cabul di Bogor Dihakimi Warga
-
Peristiwa Penting di Jatim Kemarin, Kiai Tewas Kecelakaan, Dosen Cabul UNESA, Pelajar Perkosa Emak-emak
-
Fakta-fakta Kasus Dukun Cabul di Sanggau Kalimantan Barat
-
Dukun Cabul Nodai Tiga Anak di Bawah Umur, Diiming-imingi akan Dikasih Jimat Penjaga Tubuh
-
Terkuak Jejak Cabul Paman Pemerkosa Ponakan di Menteng, Begini Kelakuan Edi 3 Tahun Silam
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Imigrasi Sumut Dorong Pencegahan PMI Nonprosedural Lewat 171 Desa Binaan-53 Pimpasa
-
Prabowo Dorong Masyarakat Punya Rekening, BRI Siap Perkuat Inklusi Keuangan Nasional
-
Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010
-
Komplotan Rayap Besi Curi Kabel Kapal Kargo di Belawan
-
BRI Multiguna Pre-Approved: Solusi Dana untuk Berbagai Kebutuhan