Suhardiman
Rabu, 02 Februari 2022 | 10:26 WIB
Ilustrasi: Sejumlah petani lokal mengangkut hasil panen kelapa sawit kedalam truk untuk dibawa ke pabrik. [Antara]

SuaraSumut.id - Harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) siap ekspor dari Sumatera Utara (Sumut), masih tinggi di kisaran Rp 15.000 per kilogram.

Demikian dikatakan Sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut, melansir Antara, Rabu (2/2/2022).

"Harga CPO untuk ekspor masih cukup bagus, bahkan tren menguat yang diduga dampak kebijakan pemerintah membatasi ekspor untuk memenuhi kebutuhan bahan baku minyak goreng di dalam negeri," katanya.

Kenaikan harga CPO dimulai pada 19 Januari 2022 mencapai Rp 15.005 per kilogram dari sebelumnya 18 Januari yang masih Rp 14.803 per kilogram. Harga CPO menguat lagi pada 28 Januari yang mencapai Rp 15.402 per kilogram.

Penguatan harga diduga karena pasar internasional khawatir dengan terjadinya pasokan ketat CPO dari Indonesia dampak kebijakan pembatasan ekspor komoditas itu.

"Ada pun terjadi penurunan harga TBS diduga sementara sebagai dampak kekhawatiran terjadi pengurangan pembelian TBS (Tandan Buah Segar) ke pedagang mau pun petani,"katanya.

Harga TBS dan CPO dipengaruhi banyak faktor termasuk menyangkut kebijakan kewajiban memasok ke dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) CPO, olein, dan minyak goreng.

"Diprediksi dan mudah-mudahan harga TBS akan menguat lagi karena harga CPO juga diperkirakan bisa menguat lagi," katanya.

Apalagi kalau harga minyak goreng bisa kembali dikendalikan lebih cepat yang otomatis pemerintah. mengevaluasi kebijakan DMO maupun DPO.

Baca Juga: Jualan Buah Eceran Pakai Mobil Mewah Ratusan Juta, Warganet Beri Pujian: Memotivasi Orang Gengsian

Load More