SuaraSumut.id - Dua orang remaja kritis setelah menjadi korban pembacokan begal di Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Medan Helvetia.
Peristiwa terjadi pada Sabtu (29/1/2022). Korban Indrajit Dermawan (17) mengalami luka bacok di bagian kepala, menjalani perawatan di Rumah Sakit Bunda Thamrin
Sedangkan temannya Adi kini menjalani perawatan di Rumah Sakit USU, Jalan dr Mansyur Medan.
"Mereka berboncengan hendak kembali ke rumah setelah nongkrong bersama teman-temannya, dua-duanya kritis kena bacok," kata Sabariyah, nenek Indrajit kepada SuaraSumut.id, Kamis (3/2/2022).
Baca Juga: Mendag ke Pasar Cek Harga Minyak Goreng, Ternyata Gula dan Cabai Juga Naik
Korban bersama teman-temannya lalu pulang bersama-sama naik motor. Mereka tancap gas mendahului rombongan temannya yang lain.
"Korban berada di depan, mereka ada empat orang gitu pulang," katanya.
Pelaku berjumlah lebih dari satu orang secara brutal membacoki cucunya dan temannya menggunakan senjata tajam. Keduanya jatuh terkapar bersimbah darah di badan jalan.
"Saat pelaku mau ambil sepeda motor korban, kawan-kawan korban yang lain datang, gak sempat ngejar pelaku karena fokus menolong korban," jelasnya.
Atas kejadian ini pihak korban, kata Sabariyah telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Medan Helvetia.
Baca Juga: Tersangka Kasus Korupsi Pasar Balung Gugat Praperadilan, Polres Jember: Kami Siap
Butuh uluran tangan biaya perobatan
Sabariyah mengatakan, pihaknya tak berdaya dalam menanggulangi biaya perobatan korban di rumah sakit. Tak tanggung-tanggung, biaya rumah sakit perawatan korban kini sudah mencapai Rp 110 juta.
"Keluarga korban dibantu anggota DPRD Medan Komisi 3, Rudiawan Sitorus untuk memberikan jaminan. Karena BPJS gak mengcover pasien tindak kriminal," ungkapnya.
Korban menjalani operasi pada bagian batok kepalanya yang luka berat akibat bacokan. Kini, kondisi korban masih belum sadarkan diri hingga harus mendapatkan perawatan serius di ruang ICU.
"Biayanya cukup besar. Tapi yang jadi masalah kami belum punya biaya untuk melunasi biaya perobatannya yang cukup besar. Kami cuma bisa pasrah saat ini," ujarnya.
Saat ini pihak keluarga korban sedang berupaya untuk melakukan penggalangan dana lewat postingan di media sosial, membantu keringanan biaya di rumah sakit.
"Harapannya ada dermawan yang mau membantu," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Harga Tiket Pesawat Medan-Batam Tembus Rp17 Jutaan, ke Jepang Cuma Rp5 Juta
-
Geleng-Geleng Kepala, Tiket Medan-Batam Lebih Mahal dari Terbang ke Eropa: Nyaris Rp18 Juta
-
Harga Tiket Pesawat Medan-Batam Nyaris Rp18 Juta Sekali Penerbangan
-
Tol di Sumatera, Kalimantan, dan Bali Dipadati Kendaraan! Ini Pemicunya
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Harga Tiket Pesawat Jakarta-Medan di Momen Arus Balik Lebaran 2025 Normal
-
8 Hektare Lahan Warga di Aceh Barat Terbakar Selama Ramadan 2025
-
Pria Bunuh Pacar dan Kubur Jasadnya di Kebun Sawit Labusel, Cemburu Korban Dijodohkan
-
Pukul Polisi saat Ditangkap, Maling Motor di Medan Diberi "Hadiah Lebaran"
-
Gunungsitoli Diterjang Banjir, Ratusan Jiwa Terdampak dan Puluhan Rumah Terendam