SuaraSumut.id - Pemkab Aceh Timur memfokuskan pengembangan objek wisata pantai guna meningkatkan kunjungan pelancong.
"Kami memfokuskan pengembangan objek wisata pantai. Pengembangan wisata pantai tersebut menjadi program unggulan pada tahun ini," kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Aceh Timur, Syahril, melansir Antara, Kamis (10/2/2022).
Syahril mengatakan, Aceh Timur memiliki sejumlah objek wisata pantai. Pengembangan wisata pantai ini setelah sejumlah pantai mulai dibuka beberapa waktu lalu setelah ditutup karena konflik bersenjata sejak 1998.
"Kita mengajak desa yang memiliki objek wisata pantai, mari untuk membukanya untuk pariwisata. Namun, sebelum dibuka perlu dibuat qanun atau aturan tentang tata cara kepariwisataan," ujarnya.
Qanun gampong tersebut menjadi dasar penerapan dalam menjalankan pariwisata, terutama sejalan dengan pelaksanaan syariat Islam di Kabupaten Aceh Timur.
Selain objek wisata pantai, Aceh Timur memiliki banyak destinasi pariwisata, sehingga menjadi daya tarik wisatawan nusantara dan mancanegara berkunjungan.
Aceh Timur memiliki wisata alam, wisata sejarah, wisata religi bahkan wisata kuliner.
"Potensi wisata tersebut tersebar merata hampir seluruh wilayah di kabupaten Aceh Timur," tukasnya.
Baca Juga: Hantam Pohon Perindang di Jalan Parangtritis, Driver Ojol Alami Luka Serius di Bagian Kepala
Berita Terkait
-
Wisata Sleman Tetap Buka di PPKM Level 3, Hanya Batasi Kapasitas Maksimal 25 Persen
-
3 Hari Sejak Difungsikan Lagi, Graha Wisata TMII Rawat 25 Pasien OTG Covid-19
-
Malaysia Buka Pintu Perbatasan, Batam Tawarkan Wisata Pulau
-
Kolam Air Panas Banyuwedang Buleleng, Wisata di Bali yang Bisa Jadi Pengobatan
-
Viral Wisata Terasering Sawah Ala Ubud di Garut, Bisa Main Ayunan Hingga Naik Balon Udara
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit
-
Ribuan Talenta Muda Berpeluang Bangun Karier Lewat Program Magang Nasional BRI