SuaraSumut.id - Kelompok pemuda di Sumatera Utara (Sumut), menggalang dana dari warga agar pemerintah tak menunda pemilu 2024.
Ketua KNPI Sumut, Samsir Pohan mengatakan, donasi dibuka karena adanya wacana penundaan pemilu yang digaungkan sejumlah parpol. Alasannya ekonomi Indonesia sedang sulit di tengah pandemi Covid-19.
Ia menjelaskan, pihaknya menggalang donasi sebagai dorongan agar pemerintah melaksanakan Pemilu tepat waktu.
"Upaya dan keinginan penundaan pemilu bertentangan dengan UUD 1945 yang mengikat hak dan kewajiban negara dan hak rakyat sebagai sebuah kedaulatan tertinggi," katanya, melansir Antara, Jumat (11/3/2022).
Ketua Pos Bantuan Hukum Revolusioner (PBHR) Sumut, Achmad Sandry Nasution, mengajak seluruh masyarakat yang ingin pelaksanaan Pemilu 2024 tepat waktu untuk memberikan donasi.
Ia menjelaskan, donasi dapat dilakukan melalui transfer yang dimulai 11 hingga 21 Maret 2022.
"Donasi yang terkumpul akan diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum. Dipersilahkan kepada Lembaga Audit resmi pemerintah maupun swasta untuk mengaudit kegiatan donasi ini," tukasnya.
Berita Terkait
-
Puluhan Rumah di Labusel Sumut Masih Terendam Banjir, Warga Galang Dana dari Pengguna Jalan
-
Tanah Kelahirannya Diserang Rusia, Mila Kunis Galang Dana Bareng Suami
-
Bocah di Thailand Lakukan Siaran Musik Langsung, Galang Dana Pemakaman Ayah
-
5 Fakta Dorce Gamalama yang Tak banyak Diketahui: Galang Dana Buat Gaza Hingga Jual Rumah Untuk Donasi Palestina
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Kecelakaan Mobil vs Truk di Taput Bikin Pengiriman 112 Kg Ganja dari Madina ke Medan Terungkap
-
DPM Salurkan Bantuan Tas Sekolah bagi 132 Siswa Berprestasi
-
Viral Emak-emak Gerebek Pondok Narkoba di Labuhanbatu
-
Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Kematian Steven Arya di Langkat