Suhardiman
Tangkapan layar Presiden Jokowi (YouTube Sekretariat Presiden].

SuaraSumut.id - Isu penundaan Pemilu 2024 akan selesai jika Presiden Jokowi berani memutuskannya. Semua itu akan selesai dalam 10 menit jika Jokowi mengucapkan 'mari kita sukseskan pemilu 2024'.

Demikian dikatakan pengamat politik Indonesia, Hendri Satrio melansir timesindonesia.co.id--jaringan suara.com, Senin (4/4/2022).

Namun kenyataannya tidak ada ketegasan Presiden Jokowi untuk menolak penundaan Pemilu 2024. Justru Jokowi bermain cuci tangan seputar isu pendundaan pemilu dengan memunculkan Luhut Binsar Panjaitan.

Ia yakin jika Jokowi berani menolak penundaan pemilu 2024 seharunya, berani juga menegur Menterinya agar tidak mendukung penundaan Pemilu.

Baca Juga: 4 Cara Menghadapi Gebetan yang Cuek, Perlu Diperhatikan

"Presiden Jokowi hanya perlu kurang dari 10 detik untuk mengatakan 'Mari kita sukseskan Pemilu 14 Februari 2024'," kata Hendri dalam akun Twitter pribadinya @satriohendri, Senin (4/4/2022).

Ia menilai, kata tersebut dapat menunjukkan posisi Presiden berada di pihak mana. Selain itu, juga dapat meminimalisir isu 3 periode yang terus menjadi bola liar di masyarakat.

Dirinya meminta pemerintah mengambil peran untuk menghentikan isu itu.

"Setelah katakan itu, isu tentang penundaan Pemilu, penambahan masa kekuasaan 3 periode otomatis mereda. Tapi entah mengapa sulit sekali terjadi," jelasnya.

Sementara itu, Jokowi berterima kasih kepada masyarakat karena sampai saat ini terus memberikan dukungan agar mendukung penundaan Pemilu 2024.

Baca Juga: 7 Potret Bilqis Isi Acara Doa Anak, Gaya Hijabnya Gemes Banget!

Dirinya yakin semua usulan itu baik, tapi mengajak semuanya taaat kepada hukum.

Komentar