SuaraSumut.id - Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang juga Wali Kota Medan, Bobby Nasution memiliki elektabilitas tertinggi sebagai figur calon gubernur (cagub) di Pilkada Sumatera Utara 2024. Hal itu berdasarkan hasil survei terbaru milik Charta Politika Indonesia.
Dilihat oleh Suara.com dari paparan yang dikirimkan oleh Charta Politika, survei dilakukan dengan pertanyaan seandainya pemilihan Kepala Daerah Sumatera Utara dilaksanakan hari ini siapakah yang akan Bapak/Ibu/Saudara pilih dari nama-nama di bawah ini?
Hasilnya, Bobby Nasution meraih elektabilitas dengan angka 29 persen, mengalahkan petahana Edy Rahmayadi dengan angka 28,2 persen. Kemudian di posisi ketiga ada nama Musa Rajekshah dengan angka 18,3 persen.
Sementara di posisi keempat ada nama Sihar Sitorus dengan angka 2 persen, kemudian ada nama Gus Irawan Pasaribu dengan angka 1,1 persen, lalu ada pula Prananda Surya Paloh dengan angka 0,5 persen.
Dan posisi paling buncit ada nama Martin Manurung dengan angka 0,5 persen. Sementara nama lainnya hanya 0,1 persen, kemudian ada 20,4 persen responden tidak menjawab dan tidak tahu.
Untuk diketahui, survei ini dilakukan di Sumatera Utara dilakukan pada tanggal 2 Juni hingga 7 Juni 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 800 responden per-provinsi.
Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur dengan protokol kesehatan yang ketat.
Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) pada tingkat kepercayaan 95%.
Baca Juga: Survei Charta Politika: Elektabilitas untuk Capres 2024, Ganjar Pranowo Teratas di Lampung dan Sumut
Tag
Berita Terkait
-
Survei Charta Politika: Elektabilitas untuk Capres 2024, Ganjar Pranowo Teratas di Lampung dan Sumut
-
Hasil Survei Terbaru: Ganjar Pranowo Bersaing dengan Prabowo Subianto, Ridwan Kamil Urutan Keempat
-
Jokowi Tiba di Medan, Edy Rahmayadi: Kedatangan Presiden Bisa Memberikan Hal Positif Bagi Masyarakat
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas