SuaraSumut.id - Viral video yang memperlihatkan gumpalan putih mirip awan di perkebunan sawit di Kampar, Riau. Pembuat video mengaku gumpalan putih itu sebagai fenomena awan jatuh.
Petugas terkait pun turun tangan untuk memastikan kebenaran fenomena itu. Hasilnya, petugas tidak menemukan fenomena awan jatuh ini di lapangan.
Kepala Pelaksana BPBD Riau, Edy Afrizal mengatakan, pihaknya belum menerima laporan resmi terkait hal tersebut.
"Kami sudah turunkan tim. Tak ada laporan ada awan jatuh. Apalagi disebut di wilayah Kampar," kata Edy melansir digtara.com yang dikutip dari detik.com, Jumat (22/7/2022).
Namun demikian, Edy mengaku telah mengetahui video ini sejak kemarin.
"Saya cek ke Kampar itu tidak ada. Saya konfirmasi juga ke teman-teman di BMKG, mereka bilang tak ada," katanya.
Forecaster on Duty Stasiun BMKG Pekanbaru, Yudhistira juga mengatakan hal yang sama.
"Kami belum menerima adanya laporan resmi, termasuk di mana lokasinya. Kemarin pagi juga ada bertanya tentang video itu," kata Yudhistira.
Jika dilihat dari video beredar, diduga kuat gumpalan putih tersebut adalah busa limbah pabrik.
Baca Juga: Dua Mantan Bupati Natuna Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah Dinas DPRD Rp7,7 Miliar
"Bisa jadi, busa dari limbah pabrik, bukan awan. Karena awan itu uap air yang mengambang di atmosfer. Kalaupun di darat, berupa kabut atau yang sering kita sebut fog," katanya.
Berita Terkait
-
Gumpalan Putih Mirip Awan Jatuh di Kebun Sawit Riau Viral, Ini Kata BMKG
-
CEK FAKTA: Video Viral Fenomena Awan Jatuh di Kampar Riau Gegerkan Warga, Terungkap Begini Penjelasannya
-
Komputasi Awan Tingkatkan Efisiensi Perbankan
-
Series Cinta di Balik Awan, Kisah Romantis yang Dibalut Horor, Komedi dan Misteri
-
Dieng Culture Festival Kembali Digelar untuk Umum, Ada Penerbangan Lampion dan Jazz Atas Awan
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK
-
Bus Masuk Jurang di Samosir, 26 Penumpang Luka-Luka
-
Jalan Terputus di Langkat Makan Korban, Mobil Wisatawan Nyemplung ke Sungai, 3 Tewas
-
Road to HKBP 165 Padel Series di Medan, Effendi Simbolon: Ajang Sportivitas-Silaturahmi Masyarakat
-
Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil