"Surat teguran, supaya begini jangan semua dia tampung masyarakat itu dia cek dululah benar atau tidak. Ini dia belum cek benar tidaknya dia langsung cuap-cuap di video itu, kan gak cocok itu," katanya.
Marudut juga meminta kepada Polda Sumut, agar segera menghentikan perkara dugaan kasus pemerkosaan yang menyeret Kepsek dan tukang sapu.
"Kita dah kirim suratnya dan kita udah kirim video klarifikasi kita dan permintaan supaya dia berhati-hati itu kita kirim ke dia. Kita minta Polda segera menghentikan perkara yang dilaporkan sama ibu itu," pungkasnya.
Sementara, wanita berinisial I ibu korban yang diduga menjadi korban pemerkosaan, mengaku telah melunasi tunggakan itu.
"Udah selesai itu, tidak ada masalah kalau itu. Saya hanya meminta keadilan agar pelaku (dugaan rudapaksa) terhadap anak saya segera ditangkap," katanya kepada SuaraSumut.id.
Lebih lanjut, ibu I juga menyerahkan perkara hukum ini kepada Hotman Paris Hutapea.
"Untuk proses hukumnya saya sudah serahkan kepada pak Hotma Paris dan tim," ungkapnya.
pengacara Hotman Paris Hutapea menerima aduan dugaan pemerkosaan yang dialami seorang bocah perempuan usia 10 tahun.
Dilihat dari akun Instagram @hotmanparisofficial, Hotman Paris mengaku kedatangan seorang ibu dan anaknya. Hotman menjelaskan anak itu diduga diperkosa oleh pimpinan sekolah hingga tukang sapu.
Baca Juga: Bibi Andriansyah Suruh Fuji Kuliah Hukum Biar Jadi Pengacara: Lu Kan Suka Debat, Nyolot!
"Inilah anak kecil, cewek, umur 10 tahun, yang diduga diperkosa oleh berbagai orang. Oleh Pimpinan Sekolah, Pimpinan Administrasi, bahkan tukang sapu dari sekolah tersebut," kata Hotman.
Hotman Paris lalu bertanya kepada ibu tersebut. Kemudian ibu itu menceritakan kronologi kejadian yang menimpa anaknya.
"Anak saya dibawa ke gudang. Awalnya anak saya dikasih serbuk putih sama tukang sapu. Setelah habis, mulutnya dilakban dan kakinya diikat," kata I kepada Hotman Paris.
Di dalam gudang itu sudah ada kepala sekolah yang menunggu. Dijelaskan jika anaknya diperkosa secara bergilir oleh kepala sekolah dan tukang sapu.
Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polrestabes Medan dengan laporan nomor 1769 tanggal 10 September 2021. Kasus itu lalu ditarik ke Polda Sumut.
"Bapak Kapolda Sumatera Utara mohon segera kasus ini mendapat perhatian," katanya.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Bagikan Momen Lamaran Anak Bungsu, Netizen Fokus ke Calon Mantu: Mirip Ayu Ting Ting
-
Hotman Paris Pamer Calon Mantu, Warganet Heboh Karena Mirip Ayu Ting Ting
-
Calon Menantu Hotman Paris Mirip Banget Ayu Ting Ting
-
Putra Bungsu Melamar Kekasihnya, Calon Menantu Hotman Paris Malah Dikira Ayu Ting Ting: Sebentar Lagi Ada Cucu
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polda Aceh Pecat Polisi Edarkan 142 Vape Getar di Bireuen
-
Puting Beliung Terjang 33 Desa di Deli Serdang, 108 Rumah Terdampak
-
Cara Memaksimalkan Layar Galaxy Z Fold8, Jadi Lebih Optimal
-
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Pidie Aceh, 7 Tewas
-
Buntut Kematian Winda Lorenza, Mantan Suami Dipatsus Propam Polda Sumut