SuaraSumut.id - Peneliti Senior Survei Voxpopuli Research Center Prijo Wasono mengatakan bahwa elektabilitas Partai NasDem kembali meningkat dari 2,5 persen menjadi 3,7 persen setelah bertemu dengan PDIP.
“Setelah pro dan kontra dukungan terhadap Anies, NasDem menjajaki koalisi dengan PDIP. Elektabilitas NasDem pun kembali naik,” kata Prijo Wasono dalam keterangan tertulis, Selasa (13/9/2022).
Menurut Prijo, basis pemilih nasionalis yang sebelumnya menolak dukungan NasDem terhadap Anies kini memutuskan untuk kembali.
“Mereka adalah pemilih loyal NasDem yang kukuh dengan semangat restorasi,” kata Prijo.
PDIP masih menempati posisi tertinggi dengan elektabilitas sebesar 18,8 persen, disusul Gerindra (13,3 persen), Golkar (8,4 persen), dan PKB (7,7 persen).
“Elektabilitas PDIP naik tipis, sedangkan Gerindra, Golkar, dan PKB cenderung stabil,” kata Prijo.
PDIP merupakan satu-satunya partai yang bisa mengajukan capres-cawapres tanpa koalisi. Sementara itu, Gerindra dan PKB telah memutuskan untuk berkoalisi, dan Golkar lebih awal menggalang koalisi bersama PAN dan PPP, membentuk KIB.
“Koalisi yang ada belum tentu bakal bertahan, lebih-lebih setelah PDIP mulai melakukan safari politik dengan kunjungan Puan menemui elite NasDem, Gerindra, dan Golkar,” kata Prijo.
Menurut dia, penjajakan koalisi yang dilakukan PDIP berpotensi memecah koalisi-koalisi yang sudah terbentuk.
Baca Juga: Wow! Survei Voxpopuli Ungkap Elektabilitas Partai NasDem Naik Setelah Bertemu PDIP
KIB sendiri memiliki sejumlah masalah, mengingat anggota koalisinya masih harus berjuang menembus PT, yaitu PAN (2,1 persen) dan PPP (1,8 persen).
“PPP juga tengah didera gejolak internal setelah Ketua Umum Suharso Monoarfa dilengserkan,” jelas Prijo.
Pada posisi berikutnya ada Gelora (1,5 persen), Perindo (1,3 persen), dan Partai Ummat (1,0 persen). Selebihnya di bawah 1 persen, yaitu PBB (0,5 persen), Hanura (0,4 persen), PKPI (0,3 persen), dan PKN (0,2 persen). Lainnya 0,5 persen dan tidak tahu/tidak jawab 23,3 persen.
Survei Voxpopuli Research Center dilakukan pada 1-7 September 2022, kepada 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat ("multistage random sampling") mewakili seluruh provinsi di Indonesia. "Margin of error" survei sekitar 2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Antara)
Berita Terkait
-
Survei Indikator Politik Soal Elektabilitas Parpol: PDIP Masih Tertinggi, Tapi Trennya Menurun Gegara Dampak Jokowi
-
Survei SMRC: Sama-sama di Atas, Elektabilitas PDIP dan Gerindra Relatif Seimbang di Jawa Barat
-
Hasil Survei Nasdem Diprediksi Tidak Lolos Parlemen, Irma Chaniago Malah Pede Bisa Tembus Tiga Besar Pemilu 2024
-
Survei: Elektabilitas PDIP dan Ganjar Tertinggi, Disusul Gerindra dan Prabowo Subianto
-
Survei: Elektabilitas PDIP Masih Tertinggi Jelang Pemilu 2024
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak