Suhardiman
Senin, 10 Oktober 2022 | 18:51 WIB
Ilustrasi mayat, jenazah. [Envato]

SuaraSumut.id - Seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Novita Kurnia Putri menjadi korban penembakan di Texas, Amerika Serikat. Sebanyak 100 peluru ditembakan ke rumah WNI tersebut hingga beberapa di antaranya menewaskan Novita.

Insiden berawal dari dua orang remaja yang berniat melakukan penembakan dari kendaraan (drive-by shooting).

Arizona State University menyebut drive-by shooting umumnya dilakukan oleh para anggota geng untuk menyerang kelompok lainnya.

Sheriff Bexar County, Javier Salazar mengatakan, kedua remaja itu didapati berkendara di area kediaman Novita pada Selasa (4/10/2022).

Beberapa petugas kepolisian mendengar beberapa tembakan beruntun di area itu dan melihat sebuah mobil yang kabur dari lokasi dengan kecepatan pesat.

Polisi berhasil menghentikan kedua remaja berusia 14 dan 15 tahun. Keduanya ditangkap dengan tuduhan pembunuhan tingkat pertama dan penyerangan dengan senjata mematikan.

Salazar menduga bahwa kedua remaja tersebut datang ke lokasi untuk melakukan penyerangan, tetapi keduanya salah sasaran dan membuat seorang perempuan WNI menjadi korban.

Salazar melaporkan bahwa perempuan berusia 25 tahun itu sedang bekerja di dalam kamar tidurnya saat segerombolan remaja tersebut melancarkan penyerangan.

Terhitung ada 100 butir amunisi dari berbagai kaliber mengenai rumah Novita. Setelah berhasil tertangkap, didapati bahwa sekelompok remaja tersebut juga berbekal senapan AR-15.

Baca Juga: Bongkar Alasan Laga Derbi Arema vs Persebaya di Kanjuruhan Digelar Malam, TGIPF: Akomodir Iklan Rokok

Kini, pelaku ditahan di Bexar County Juvenile Detention Center. Sebanyak dua tuduhan turut diberikan pada beberapa remaja itu, yakni pembunuhan dan penyerangan berat dengan ancaman hukuman mati atau hukuman seumur hidup.

Pemerintah melalui Konsulat Jenderal Republik indonesia Houston akan segera memulangkan jenazah Novita ke Indonesia. Sesuai dengan permintaan keluarga, pihak konsulat akan mempercepat proses pemulangan jenazah.

Load More