SuaraSumut.id - Perayaan Halloween yang sering digelar di Eropa dan Amerika Serikat, kini menyebar hingga ke negara lain, termasuk di Asia. Tradisi Halloween identik dengan pesta kostum menyeramkan, dekorasi horor, mengukir labu, dan permainan lainnya.
Perayaan Halloween kerap digelar setiap akhir bulan Oktober, tepatnya tanggal 31 Oktober dan berkaitan dengan kepercayaan tertentu.
Lantas, bagaimana Islam memandang perayaan Halloween ini apakah umat muslim boleh ikut merayakan atau malah sebaliknya?
Ketua Bidang Dakwah MUI Sumut Prof M Hatta mengatakan, perayaan Halloween ini tidak sesuai dengan syariat Islam.
"Jadi masalah Halloween ini kan jadi pembicaraan setiap tahun. MUI sudah memberi keputusan bahwa haram hukumnya merayakan Halloween," katanya kepada SuaraSumut.id, Minggu (30/10/2022) .
Hatta kemudian menjelaskan mengapa merayakan Halloween haram.
"Kenapa? Karena dia bukan berasal dari ajaran Islam. Al-Qur'an menyatakan jangan kau campur baur kan sesuatu yang benar dengan yang bathil," ungkapnya.
"Perilaku Halloween dalam hukum Islam itu bathil karena tidak sesuai dengan syariat Islam makanya diharamkan," sambungnya.
Dirinya berharap agar generasi muda Muslim teguh memiliki keyakinan dan kebenaran.
Baca Juga: Keren! Cari Penyebab Pencemaran Sungai, Dedi Mulyadi Rela Berlumuran Lumpur
Baca Berita Selanjutnya.............
"Jadi yang paling bagus generasi muda kita memiliki keyakinan dan kebenaran nilai-nilai yang dianut, sehingga dengan demikian kokoh kepribadian kita, kokoh agama kita," ungkapnya.
Disoal bagaimana dengan perayaan Halloween di Arab Saudi, Hatta menyampaikan hal itu bukan menjadi patokan untuk ditiru.
"Kalau Arab Saudi, kalau kita lihat dalam kisah bukan hanya nabi Muhammad saja yang ada di situ, Abu Lahab, Abu Jahal juga di situ," jelasnya.
"Jadi tidak menjadi ukuran, apalagi Tanah Suci itu hanya Mekkah dan Madinah, kalau di luar itu bukan tanah haram. Jadi tidak menjadi patokan apa yang mereka lakukan di sana," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Tragedi Itaewon, Pesta Halloween yang Identik dengan Kostum Kematian
-
Dua WNI Jadi Korban Tragedi Halloween di Itaewon, Begini Kondisi Terkini
-
Mengenal Sejarah Perayaan Halloween, Diduga Penyebab Tragedi Itaewon
-
7 Fakta Tragedi Itaewon, Tumpek Blek Pesta Halloween Berujung Kematian
-
Ini Alasan Muda-Mudi Tumplek Blek di Itaewon Saat Halloween
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini