SuaraSumut.id - Komitmen Kadis Pendidikan Kota Medan, Laksmana Putra Siregar menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari pungutan liar (pungli) dinilai tidak main-main atau sekadar lips service.
Salah satu upaya dilakukan dalam menindaklanjuti keinginan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam meningkatkan pelayanan dengan cara membuka call center atas adanya dugaan praktik pungli di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Medan.
Hasilnya cukup maksimal. Sejak dibuka hampir setahun, layanan pengaduan ini banyak menerima laporan, mulai dari adanya dugaan biaya permintaan pemindahan guru, biaya pengambilan SK dan lainnya.
Bahkan, dari sekian banyak laporan yang disampaikan, telah ditindaklanjuti. Bagi yang mereka terbukti melakukan pungli dengan berbagai alasan telah diberikan sanksi tegas sesuai kesalahan.
Laksamana Putra Siregar mengungkapkan, peningkatan pelayanan dan pemberantasan pungli merupakan salah satu program yang tengah digalakkan Dinas Pendidikan.
Dengan hadirnya call center 085371093888 ini, masyarakat dapat memanfaatkannya dengan melaporkan langsung segala bentuk aduan termasuk tindakan pungli di bidang Pendidikan.
"Ratusan pesan dan berbagai macam aduan masyarakat masuk dalam layanan call center setiap harinya. Bahkan ada laporan masuk untuk tingkat SMA. Meski bukan ranah kita, tetap diterima dan kita sampaikan ke Disdik Provinsi Sumut. Semua laporan pengaduan yang masuk ini kita seleksi dan segera ditindaklanjuti," katanya.
Layanan pengaduan ini juga untuk mengontrol kualitas pelayanan pendidikan. Pelayanan dapat ditingkatkan dengan menghindari praktik pungli.
Mengingat pungli adalah salah satu perbuatan tidak terpuji. Diharapkan call center ini menjadi acuan bagi OPD lain dalam memberantas pungli.
Baca Juga: Identitas Mayat Terbungkus Kain di Pelalawan Terungkap, Pelaku Pembunuhan Ditangkap
Laksamana meminta kepada masyarakat agar tidak ragu untuk memanfaatkan kanal-kanal pengaduan yang telah dibuka ini. Selain melalui call center 0853 7109 3888, masyarakat yang mengalami atau pun menemukan dugaan praktik pungli juga dapat menyampaikan pesan secara langsung melalui akun media sosial Dinas Pendidikan Kota Medan.
Berita Terkait
-
Platform Merdeka Mengajar dan Transformasi Teknologi di Sektor Pendidikan
-
48 Sekolah di Medan Raih Predikat Adiwiyata, Kadis Pendidikan: Bukti Sekolah Ramah Anak
-
Luncurkan Sekolah Digital dan Inklus, Bukti Nyata Pendidikan di Medan Semakin Berkualitas
-
Siapkan Generasi Emas 2045, Dinas Pendidikan Medan Tingkatkan Kreativitas Siswa
-
5 Anime Berlatar Pendidikan yang Bisa Bikin Kamu Tertarik pada Pelajaran
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja