SuaraSumut.id - Ribuan jemaah menghadiri Gebyar Sholawat Sumut (Sumatera Utara) di Medan Internasional Convention Center (MICC) pada Senin (30/1/2023) malam.
Acara ini digelar oleh Majelis Sholawat Ahlul Kirom yang diasuh oleh KH Akhmad Khambali. Acara diawali dengan pembacaan Al-Qur'an oleh Ustadz H. Ja'far Hasibuan SPdI, qari terbaik IV MTQ Internasional di Teheran (Iran).
Adapun yang menjadi tema acara adalah 'Membumikan Sholawat di Tanah Deli, Meraih Syafaat Baginda Nabi'. Dalam acara itu, sholawat dibawakan oleh Sayyid Seif Alwi, KH Mufty Ahmad Nasihin dan Habib Hayqal Alaydrus.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang hadir menyampaikan bahwa umat Islam harus melek politik.
"Umat Islam harus berpolitik. Umat Islam harus membela kebenaran, karena membela kebenaran sejatinya menjadi kewajiban umat Islam," kata Edy.
Dirinya menyampaikan suatu organisasi tidak akan berjalan dengan baik bila tidak dekat dengan para ulama. Bahkan, agama Islam mengajarkan kita untuk ikut berpolitik dalam menjalankan organisasi dan tidak boleh meninggalkan politik.
"Saat ini Umat Islam belum bersatu untuk menegakkan kebenaran. Oleh sebab itu, teruslah berjuang untuk mencapai kebenaran," ujar Edy.
Pengasuh Majelis Sholawat Ahlul Kirom KH Akhmad Khambali mengatakan, acara ini bertujuan sebagai wahana silaturahmi dan konsolidasi kekuatan jamaah sebagai benteng moral bagi kehidupan bangsa, khususnya di Sumut.
"Selain itu, kegiatan ini bertujuan merumuskan kebijakan-kebijakan strategis sehingga peran jamaah adalah sebagai garda terdepan bagi penjaga moral bangsa khususnya di Sumatera Utara," ungkapnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Hamil Pertama, Akhirnya Syahrini Bagikan Foto Hasil USG
Akhmad Khambali menambahkan, kegiatan ini juga untuk memantapkan hubungan yang harmonis antara ulama dan umaro agar pembangunan mental spiritual bisa berkesinambungan.
Ketua Panitia Gebyar Sholawat Achmad Fauzi melaporkan, acara dihadiri 3.000 lebih jamaah dan santri yang berasal dari berbagai pondok pesantren, Forum Kyai Muda, majelis taklim, para pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) yang selain dari warga Kota Medan juga berasal dari Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang dan Serdang Bedagai.
"Alhamdulillah, acara Gebyar Sholawat dihadiri 3000 lebih jamaah. Ini merupakan bukti bahwa kegiatan keagamaan tidak kalah dengan perayaan duniawi atau konser musik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
3 Sholawat Nabi Pembuka Rezeki, Bacalah hingga 10.000 Kali Selama 40 Hari
-
Marak Kasus Kejahatan, Ini Amalan Doa dan Sholawat Tolak Bala Supaya Dijauhkan dari Bahaya
-
Bacaan Sholawat Nabi Bulan Rajab Lengkap dengan Keutamaan
-
5 Bacaan Sholawat Isra Miraj Bulan Rajab, Amalkan Agar Mendapat Berkah
-
Sholawat Bani Hasyim Disertai Latin dan 5 Keutamaannya, No 4 Bisa Naikan Derajat Orang
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bebas Produk Tiruan! Beli Masker Wajah Skintific Original di Blibli
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Bekali Siswa SD dengan Edukasi Karakter
-
Kronologi Suami Guru di Tanjungbalai Cabuli Anak Yatim Piatu, Korban Dibujuk Main HP
-
Direktur Politeknik Negeri Medan Tinjau Langsung Pelaksanaan Ujian Masuk
-
Guru di Tanjungbalai Diamuk Warga, Diduga Bawa Siswa SD ke Suami untuk Dicabuli