SuaraSumut.id - Enam pria diduga mahasiswa UNPRI (Universitas Prima Indonesia) dilaporkan ke Polrestabes Medan. Mereka dilaporkan karena diduga menyebarkan berita bohong atau hoaks terkait penemuan mayat di lantai 9 kampus tersebut.
"Kita melaporkan enam pria itu ke Polrestabes Medan," kata pelapor Fazarman Baene didampingi sejumlah pengacara yang tergabung dalam Aliansi Advokat Stop Hoaks, melansir arahindonesia, Sabtu (16/12/2023).
Mahasiswa itu membuat klarifikasi dengan menyebut mayat dalam video yang sebelumnya beredar adalah manekin atau boneka. Hal ini tentu saja menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
"Ternyata polisi telah membuktikan dan menemukan adanya lima mayat di dalam kampus tersebut. Mereka telah menyebar berita bohong," katanya.
Diberitakan, video sejumlah pria diduga mahasiswa UNPRI membuat klarifikasi soal penemuan mayat di lantai 9 beredar di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun TikToK @yuhuyy_09, terlihat enam pria berbaris sejajar untuk menyampaikan klarifikasi. Salah seorang pria dalam video menyatakan bahwa objek dalam boks biru adalah boneka, bukan mayat atau jenazah.
"Melalui video klarifikasi ini, kami menyatakan bahwasanya kami memohon maaf sebesar-besarnya atas penyebaran video, yang tampak teman saya Heriyanto. Properti dalam video tersebut merupakan manekin atau boneka, bukan mayat," katanya.
Pria itu mengaku video yang beredar sebelumnya yang menyebut ada mayat di UNPRI adalah hoaks atau bohong. Dirinya meminta maaf karena telah membuat keresahan bagi banyak pihak karena video itu.
"Semikian pernyataan dan klarifikasi ini kami buat dengan sadar dan tanpa paksaan sebagai bentuk penyesalan atas tindakan yang kami lakukan. Kami mohon sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan," katanya.
Berita Terkait
-
Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat
-
12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mobil Listrik Makin Ramai, Changan Hadirkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan
-
Pria di Medan Ngaku Polisi, Rudapaksa dan Rampas HP Remaja Wanita
-
Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Medan, Belasan Rumah Warga Rusak
-
BRI Peduli Bangun 3 Posko Logistik dan Dapur Umum untuk Bantu Korban Gempa NTT
-
Pilu Pensiunan PTP III, Kebun Sawit di Langkat yang Jadi Tumpuan Hari Tua Diklaim Agrinas