SuaraSumut.id - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mendukung Bobby Nasution maju dalam pemilihan Gubernur Sumut tahun 2024. Dirinya mengatakan bahwa Kota Medan mengalami kemajuan selama dipimpin oleh Bobby.
"Saudara Bobby dulu kita dukung pertama kali untuk maju Wali Kota. Nah sekarang kelihatan hasil kerjanya. Kota Medan semakin bagus, semakin maju pembangunan di sana sini. Saya kira Kota Medan lebih cepat majunya," katanya dilihat dalam video yang diunggah di akun instagramnya, Minggu (17/12/2023).
"Oleh karena itu, tadi kami diskusi Insya Allah nanti akan terpilih jadi gubernur Sumatera Utara dari Partai Amanat Nasional," sambungnya.
Disoal apakah dukungan tersebut mengindikasikan Bobby menjadi anggota PAN, Zulkifli mengatakan bahwa suami Kahiyang Ayu itu adalah keluarga PAN.
"Keluarga, Pak Jokowi ini PAN banget," ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengucapkan terima kasih atas dukungan Zulkifli Hasan.
"Saya sudah sampaikan terima kasih kepada Ketum PAN Pak Zul. Kita memang selama ini sama PAN selalu sinergi, berkolaborasi mewujudkan program Pemkot Medan maupun hal lainnya," kata Bobby dikutip dari Antara.
Menantu Presiden Jokowi ini menyadari dukungan yang diberikan PAN untuknya menjadi calon gubernur harus dibuktikan dahulu di Kota Medan.
"Tentu kalau direkomendasikan atau ditugaskan untuk pembangunan lebih besar lagi, pertama yang saya sampaikan kita harus buktikan dulu di Medan," cetusnya.
Namun demikian, Bobby mengaku masih ingin fokus menyelesaikan pekerjaannya di Kota Medan.
"Tugas saya di Kota Medan sampai dengan ditetapkan selesai, ya harus kita selesaikan. Jangan mikirnya untuk ke sana dulu (Pilgub Sumut-red), tapi pekerjaan ditinggalkan enggak begitu," tuturnya.
Sampai saat ini sudah ada dua partai yang mengusung Bobby maju di Pilgub 2024, yaitu Partai Golkar dan PAN.
"Iya, iya begitulah kurang lebih ya," kata Bobby.
Berita Terkait
-
Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?
-
Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan
-
Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas
-
Tak Hanya Prabowo, Kata Goblok Pernah Diucapkan Presiden Indonesia yang Dilengserkan dengan Tragis
-
PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Road to HKBP 165 Padel Series di Medan, Effendi Simbolon: Ajang Sportivitas-Silaturahmi Masyarakat
-
Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil
-
Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online
-
Modus Pura-pura Bantu Anak Wanita yang Sakit, Tukang Parkir di Medan Malah Curi Tas
-
BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur di Jakarta