SuaraSumut.id - Rumah calon legislatif (caleg) bernama Helmax Alex Tampubolon di Jalan KL Yos Sudarso, Medan Labuhan, diserang orang tak dikenal (OTK) saat malam tahun baru.
Pelaku berjumlah puluhan orang ini melakukan penyerangan dengan cara melempari kursi, piring dan botol kaca ke arah rumah korban. Kejadian ini mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka.
"Kejadiannya mulai 31 Desember 2023 ke tanggal 1 Januari 2024, tepatnya usai pukul 00.00 WIB. Acara tahun baru itu klien kita mengundang keluarga," kata kuasa hukum korban, Summerson Giawa kepada SuaraSumut.id, Rabu (3/1/2024).
Dirinya menjelaskan acara tersebut berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB, diawali dengan acara hiburan musik, pesta kembang api dan ibadah keluarga.
"Kegiatan bernyanyi kebetulan ada keyboard (organ tunggal). Setelah pukul 00.00 WIB, dimulailah pesta kembang api. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan ibadah, karena mau ibadah musik dihentikan," ungkapnya.
"Saat musik dihentikan kita tidak tahu siapa orangnya, meminta agar musik tetap dimainkan. Namun saat itu pihak keluarga menyampaikan mau ibadah, makanya musik dihentikan," sambungnya.
Tak disangka, sejumlah OTK yang tidak terima meminta agar musik tetap dilanjutkan. Namun permintaan itu tidak dapat dipenuhi. Hal inilah diduga menjadi pemicu kericuhan hingga pelemparan pun terjadi.
"Ternyata pria tidak dikenal tadi marah, kemudian ada temannya melempar kursi dari arah belakang ke arah kakak Pak Alex. Seketika terjadi keributan," ujarnya.
Situasi yang awalnya riang gembira menyambut tahun baru seketika berubah mencekam. Sejumlah OTK makin ramai datang dan menyerang Alex dan keluarganya.
"Melempari kursi dari belakang ke arah pemain musik. Terlihat dari CCTV bahwa kursi itu mengarah dari belakang," ungkapnya.
Saat penyerangan terjadi, kata Summerson, pihak korban mengamankan diri ke dalam rumah. Namun sejumlah OTK yang mengamuk terus menyerang.
"Setelah pelemparan itu, keluarga istri dari Pak Alex dan kakaknya mencoba mengamankan Pak Alex. Massa yang tidak dikenal terus melempari ke rumah, ada kursi, piring kaca, bahkan ada botol-botol," jelasnya.
Keributan yang berlangsung sekitar 15 menit tersebut berakhir setelah korban Alex menyelamatkan diri dengan meninggalkan lokasi kejadian dengan menaiki sepeda motor.
"Pelaku pelemparan banyak ada sekitar 20 orang lebih, kita tidak ketahui siapa orangnya. Ada korban, satu bocor kepalanya, ada yang 10 jahitan, ada temannya juga enam jahitan, ada luka-luka di siku, ada luka memar. Pelaku juga merusak CCTV," cetusnya.
Disinggung motif kejadian ini terkait dengan politik, persaingan sesama caleg, Summerson belum dapat menyimpulkannya.
Berita Terkait
-
Pileg Tenggelam oleh Pilpres, Said Abdullah Sebut Pemisahan Pemilu Perlu Dikaji Matang
-
Warga Medan Merapat! 3 Spot Healing untuk Sehari, Bisa PP Naik Motor!
-
Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi
-
Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution
-
Namanya Dicatut Jadi Caleg Demorkat, Sarah Sechan Geram: Jangan Coblos Aku Ya
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Heboh Tahanan Kasus Narkoba di Rutan Balige Meninggal, Apa Sebabnya?
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan
-
BRImo Ramaikan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung
-
Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia, Baterai 6.000 mAh, Fitur AI dan Update 6 Tahun
-
7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia