SuaraSumut.id - Lima titik panas atau hotspot terpantau di sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat (1/3/2024).
"Lima titik panas tersebut terpantau berdasarkan pantauan sensor modis berupa Satelit Tera, Aqua, SNPP, dan NOAA20," kata Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Lestari Irene Purba.
Kelima titik panas tersebut terpantau satu titik di Kecamatan Silau Kahenan, Kabupaten Serdang Bedagai, satu titik di Kecamatan Batang Toru Tapanuli Selatan, satu titik di Kecamatan Mardinding Kabupaten Karo dan dua titik di Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi.
Informasi sebaran titik panas tersebut sudah disampaikan kepada pihak terkait. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan demi menghindari terjadinya kebakaran.
Sementara terkait cuaca di Sumatera Utara dalam dua hari ke depan pada pagi hari berawan dan hujan ringan di Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan dan sekitarnya.
Siang dan sore hari berpotensi hujan ringan hingga lebat di sebagian wilayah Sumatera Utara.
Hujan lebat berpotensi terjadi di Tebing Tinggi, Batubara, Toba, Tapanuli Utara, Padang Lawas, Mandailing Natal dan sekitarnya.
Malam hari berpotensi hujan ringan hingga lebat di Padang Lawas, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Humbang Hasudutan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan dan sekitarnya.
Dini hari berawan dan hujan ringan di Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal dan sekitarnya.
Sementara suhu udara rata-rata 16-34,0 Derajat Celcius, kelembapan udara 60 – 95 persen, angin berhembus dari Timur Laut - Tenggara dengan kecepatan 10 – 30 km/jam.
Atas kondisi tersebut masyarakat diimbau waspada karena hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang dapat menyebabkan banjir, longsor serta bencana hidrometeorologis lainnya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
DPR Minta Kemenhut Jadi Penggerak Utama Penanganan Karhutla: Warga Tidak Bisa Terus Menunggu!
-
Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi
-
Belum 24 Jam, Muncul 1000 Lebih Titik Panas Baru Kebakatan Hutan di Pulau Sumatera
-
10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan
-
Hotspot Karhutla Sumsel Melonjak, Kemenhut Mulai Alihkan Perhatian Operasi dari Kalteng
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit