SuaraSumut.id - Oknum dokter berinisial SI (42) ditangkap karena diduga melakukan tindakan penipuan terhadap seorang pedagang di Aceh inisial HM.
Dirinya diduga menjanjikan kelulusan anak HM sebagai dokter spesialis di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).
"SI ditangkap pada Rabu 28 Februari 2024. Korban mengaku ditipu SI bisa meluluskan anaknya menjadi dokter spesialis," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Timur Iptu Muhammad Rizal, melansir Antara, Sabtu (2/3/2024).
Dugaan penipuan bermula pada Mei 2022. Saat itu HM bertemu dengan SI di salah satu hotel di Medan.
Mereka membicarakan pengurusan kelulusan anak kandung HM pada program pendidikan dokter spesialis di salah satu universitas di Medan.
Kepada HM, SI menjamin kelulusan anaknya. HM diminta membayar Rp 300 juta untuk pengurusan tersebut. HM pun menyetujuinya.
Pada Juli 2022, anak korban mengikuti ujian seleksi administrasi. Setelah keluar hasil pengumuman, anak HM tidak lulus.
"Pada September 2022, keluarlah hasil pengumuman kelulusan PPDS Interna. Nama anak korban juga tidak ada di dalam hasil kelulusan tersebut," ungkapnya.
Mengetahui anaknya tidak lulus, HM meminta SI mengembalikan uangnya. Di situ SI berjanji bertanggung jawab. Akan tetapi, sampai September 2023 uang HM tidak dikembalikan.
"Pada 23 September 2023, HM membuat laporan polisi ke Polres Aceh Timur," ungkapnya.
Pihak kepolisian yang menerima laporan lalu melakukan penyelidikan hingga menangkap SI. Atas perbuatannya, SI dipersangkakan melanggar Pasal 372 jo Pasal 378 KUHP.
Berita Terkait
-
Bisnis Emas Harga Miring Berujung Petaka, Rp6,8 Miliar Raib
-
Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli
-
Kasus Dugaan Korupsi Dokter Jantung Belanda Tembus Indonesia, Ada Aliran Dana Jutaan Euro ke Jakarta
-
Dari Produk Lokal ke Pasar Lebih Luas, UMKM Aceh Tumbuh Bersama Rumah BUMN Pertamina
-
Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Road to HKBP 165 Padel Series di Medan, Effendi Simbolon: Ajang Sportivitas-Silaturahmi Masyarakat
-
Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil
-
Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online
-
Modus Pura-pura Bantu Anak Wanita yang Sakit, Tukang Parkir di Medan Malah Curi Tas
-
BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur di Jakarta