SuaraSumut.id - Kontestasi Pemilihan Gubernur Sumut atau Pilgub Sumut 2024 diprediksi bakal sengit. Pasalnya, sejumlah nama seperti Edy Rahyamadi hingga Musa Rejekshah telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon Gubernur Sumut.
Tak ketinggalan, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga menunjukkan keseriusannya untuk maju sebagai bacalon Gubernur Sumut di Pilkada Serentak 2024.
Usai resmi jadi kader Partai Gerindra, Bobby mengambil formulir pendaftaran bacalon Gubsu ke Kantor DPD Partai Demokrat Sumut, Jalan Sudirman Medan, Selasa (21/5/2024).
Formulir pendaftaran tersebut diambil oleh Muhammad Ricky Pangeran Siregar selaku Tim Internal Bobby Nasution.
"Kedatangan kita hari ini mewakili Bapak Muhammad Bobby Afif Nasution mengambil pendaftaran di Partai Demokrat, (untuk) ikut dalam kontestasi Pilgub Sumut 2024," kata Ricky.
Setelah pengisian formulir pendaftaran, kata Ricky, Bobby akan mengembalikan langsung ke Partai Demokrat.
Selain ke Demokrat, menantu Presiden Jokowi ini juga mengambil formulir pendaftaran ke PKB, Perindo, PPP, Hanura dan NasDem.
"Setelah ini rencana kita (mengambil formulir) ke PKB, Perindo, PPP, NasDem dan Hanura," tukasnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Sumut Pangeran Pulungan mengatakan pihaknya membuka peluang sebesar-besarnya terhadap putra-putri terbaik Sumut untuk mendaftar.
"Siapa saja kami akan menerimanya," jelasnya.
Pangeran mengatakan pihaknya telah menetapkan mekanisme internal dari Partai Demokrat dan semua yang mendaftar akan dibawa ke DPP Partai Demokrat.
Demokrat sendiri telah membukan pendaftaran calon kepala daerah sejak 18 April hingga 18 Mei 2024. Bukan karena menunggu Bobby, Pangeran mengatakan tingginya animo di Pilkada ini membuat Demokrat memperpanjang masa pendaftaran.
"Karena memang animo Pilkada tinggi, kita buka peluang lagi, masih bisa mendaftarkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
KPK Dinilai Lampaui Kewenangan Soal Batas Jabatan Ketum Parpol, DPR: Itu Ahistoris
-
Burhanuddin Muhtadi Sebut Regenerasi Parpol Gridlock: Bukan Lagi Macet, Tapi Buntu Total
-
KPK Usul Masa Jabatan Ketum Parpol Maksimal 2 Periode: Demi Cegah Korupsi dan Dinasti Politik?
-
Mengapa Parpol Takut Jabatan Ketum Dibatasi? Pengamat: Tanda Takut Kehilangan Kendali Republik
-
Protes Usul KPK Soal Ketum Parpol Cukup 2 Periode, Sahroni: Hak Internal, Tak Bisa Diganggu Gugat
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Perkuat Ekonomi Perbatasan, BRI Buka Layanan Money Changer di PLBN Motaain
-
Audiensi dengan Gubernur Bobby Nasution, Imigrasi Bahas Penanganan Pengungsi hingga Pengelolaan Aset
-
Imigrasi Sumut Kukuhkan Forkopdensi, Benteng Baru Kedaulatan Negara
-
Jangan Sampai Haji Anda Rusak! Ini 10 Larangan Selama di Tanah Suci yang Harus Dipahami
-
Tragedi Dini Hari di Aceh Timur: Dua Warga Kampar Tewas Usai Motor Dihantam Ford Everest