SuaraSumut.id - Ketua Umum DPP KNTI Dani Setiawan, menyatakan bahwa nelayan tradisional di Kabupaten Aceh Selatan, menghadapi tiga masalah utama, yaitu abrasi, kurangnya akses asuransi, dan minimnya pemberdayaan perempuan pesisir.
"Kami di DPP KNTI memang sengaja turun ke Aceh Selatan untuk menyaring atau mendapatkan informasi berupa aspirasi dari anggota-anggota dan nelayan tradisional," kata Dani, melansir Antara, Rabu (25/9/2024).
Dani menyebut abrasi sebagai masalah yang serius, terutama karena berdampak pada kegiatan penangkapan ikan nelayan tradisional.
Selain itu, KNTI telah berdiskusi dengan Pj Bupati Aceh Selatan untuk mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah terkait usaha-usaha di pesisir yang terkena dampak abrasi.
Pihaknya juga menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan pesisir dalam mengolah hasil tangkapan ikan, seperti ikan asin atau produk perikanan lainnya.
Banyak produk-produk yang bisa dihasilkan masyarakat, sebagaimana juga yang ada di banyak tempat di Indonesia yang sudah berhasil mengolah produk-produk perikanan.
"Kami ingin di Aceh Selatan lebih maju produk perikanannya, terutama perempuan-perempuan pesisir yang terlibat dalam soal itu," kata Dani Setiawan.
Dirinya menyampaikan soal asuransi ketenagakerjaan khususnya untuk nelayan tradisional akan diperjuangkan oleh KNTI.
"Seperti yang kita ketahui bersama, tadi juga pak Pj Bupati menyampaikan risiko dari penangkapan ikan ini sangat besar, akibat dari cuaca ekstrem dan kondisi laut yang menjadi semakin tidak aman," ungkapnya.
Bagi nelayan tradisional menjadi salah satu opsi yang akan diperjuangkan untuk memberikan perlindungan bagi nilai tradisional melalui skema perlindungan sosial atau asuransi sosial.
"Harapan kita agar pemerintah daerah bisa memberikan dukungan subsidi berupa premi untuk asuransi atau jaringan sosial," kata Dani.
Berita Terkait
-
Pemerintah Bidik Nilai Tukar Nelayan Tembus 120 pada 2027
-
Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim
-
19 Juta Ton Sampah Cemari Laut Indonesia Setiap Tahun
-
Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan
-
Hadiri Petik Laut Pamekasan, Hj Ansari Soroti Kelangkaan Solar dan Nasib Nelayan Pesisir
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap
-
Siapkan Masa Depan Anak, BRI Prioritas Hadirkan Privilege Eksklusif di Sequoia School
-
Jelang Laga Besok, Pelatih PSMS Medan Waspadai Kekuatan Persiraja
-
Ayah di Aceh Besar Ditangkap, Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sejak MIN hingga SMP
-
Nelayan Sergai Disambar Petir di Tengah Laut, 2 Tewas