Suhardiman
Kamis, 10 Oktober 2024 | 10:36 WIB
Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]

SuaraSumut.id - Pengasuh di salah satu daycare atau tempat penitipan anak di kota Medan diduga melakukan kekerasan terhadap balita. Aksi pengasuh tersebut viral di media sosial. Saat ini, pengasuh tersebut telah diamankan pihak kepolisian.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Dearma Agustina membenarkan pihaknya telah mengamankan terlapor untuk dimintai keterangan.

"Iya sudah diamankan," katanya saat dikonfirmasi suarasumut.id, kemarin.

Namun demikian, Dearma belum menyampaikan secara rinci terkait kronologi diamankannya wanita berinisial T tersebut. Dirinya meminta agar wartawan berkoordinasi dengan Kasi Humas Polrestabes Medan.

"Koordinasi dengan Kasi Humas," ujarnya.

Sebelumnya, video balita di Medan yang dititipkan di daycare atau tempat penitipan anak mengalami kekerasan oleh pengasuhnya viral di media sosial.

Dilihat Sdari unggahan akun instagram @cctv_medan, terlihat balita laki-laki itu sedang disuapin makan oleh pengasuh wanita.

Namun, saat menyuapkan makan, pengasuh tersebut tampak melakukan gerakan seperti mencubit ke arah dada dan pipi korban.

Dalam narasinya, pengunggah video menyampaikan kalau dugaan kekerasan terhadap anak ini terjadi di Murni Daycare, Jalan Abadi, Kecamatan Medan Sunggal.

"Kekerasan sudah terjadi berulang kali," tulis dalam unggah.

Ibu korban bernama Cici (28) tidak pernah menyangka jika anaknya yang dititipkan ke daycare malah menjadi korban kekerasan.

Dirinya mengaku menitipkan anaknya karena kesibukan sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta.

"(Mulanya) adik saya yang kirim video, pengiriman video mulai tanggal 19 September," katanya, kemarin.

Saat pertama kali melihat video berisi dugaan tindak kekerasan tersebut, Cici masih menolerirnya karena menduga anaknya tidak mau makan.

"Saya kasih pengertian ke adik saya, mungkin anaknya gak mau makan, mungkin kesabaran pengasuhnya agak kurang," ucapnya.

Load More